News Video
Pakan Burung Murai Batu Agar Sehat dan Cepat Bertelur
Peternak burung Murai Batu membagikan tips pakan agar burung sehat dan cepat bertelur
TRIBUN-MEDAN.COM - Peternak burung, Suwanto, mengakui merawat Burung Murai Batu perlu kesabaran.
Termasuk memperhatikan pakan yang dikonsumsi, seperti jangkrik, cacing, kroto atau telur semut dan ulat hongkong.
"Pagi dikasih telur semut dari sekitar pukul 07.00 WIB. Sembari cacing juga sedikit-sedikit biar bervariasi. Lalu jangkrik secukupnya pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB," ujarnya.
Baca juga: Tips Merawat Burung Murai Batu dan Cucak Rowo
Khusus untuk telur semut jangan sampai basi, tandanya ada bau menyengat dari telur semut.
Jika itu dikonsumsi burung Murai Batu bisa sakit dan berujung mati.
Cara agar telur semut tidak basi harus diletakkan di dalam kulkas sehingga bisa bertahan berminggu-minggu.
Biasanya sekali makan, burung Murai Batu diberikan dua sendok telur semut dan dua genggam jangkrik atau sekitar 40 - 50 ekor.
Untuk biaya makanan, biasanya telur semut dibandrol Rp 150.000 per kilogram, cacing sekitar Rp 100.000 per kilogram dan jangkrik Rp 60.000 per kilogram.
"Jadi kalau di total-total biaya perawatan saya untuk 10 pasang burung Murai Baru ini sampai Rp 1.500.000," sebutnya.
Selain perihal makanan yang dikonsumsi, burung Murai Batu juga mesti dijaga kebersihannya.
Mulai dari kandang sampai Murai Batu sendiri harus sering mandi.
Tapi untuk memandikan burung Murai Batu cukup mudah, tinggal sediakan satu ember air di dalam sangkar.
Tiap hari air tersebut harus diganti agar kesehatan burung Murai Batu tetap terjaga dari kotoran yang berpotensi mendatangkan penyakit.
Kemudian selain kebersihan juga, ada proses yang harus diperhatikan untuk merawat burung Murai Batu yang baru lahir.
Umumnya untuk mengawinkan burung Murai Batu cukup dengan menaruh betina dan jantan dalam satu kandang.