Viral Medsos
Hotman Paris Pertanyakan Kejelasan Kasus Pasien Covid-19 yang Diikat hingga Dipukuli Pakai Kayu
Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus mengatakan kejadian itu terjadi karena perilaku Salamat Sianipar (pasien Covid-19)
"Tdk mau isomad??
Kasus di Silaen , Tobasa! Apakah korban di aniyaya atau korban yg positip korona tidak mau isomad??" tulis Hotman Paris dalam keterangan video yang diunggahnya.
Sejumlah netizen turut mengomentari postingan sang pengacar kondang tersebut.
"Berita di sebelah katanya si bapak gak mau di isoman.malah pulang ke kampung peluk peluk warga agar tertular covid 19 oleh karenanya di pukuli dan memang mangalami gangguan kejiwaan," tulis komentar @aliffirlia.
"@aliffirlia bpaknya isoman di gunung dan stlah itu pulang ,dikroyok wrga ,dipastikan bpak slamat sblumnya normal dan tdak mmiliki gangguan kjiwaan,tpi krna trauma berat beliau dibwa ke rs dan kabur tpi sdah ditemukan lagi dan dbwa ke rs lagi krna beliau trauma berat kyaknya," balas @lyaya_lya menanggapi akun @aliffirlia.
"@aliffirlia bukan dipukul sebenarnyanitu mau ditangkap tapi ga berani pegang jadi pada nangkap pake kayu," balas akun @samutcatering.
"Usut tuntas Bang Hotman, Tegakkan keadilan tegakkan HAM dan semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal," tulis @johaneskris95.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus mengatakan kejadian itu terjadi karena perilaku Salamat Sianipar (pasien Covid-19) dianggap aneh oleh warga.
"Kemarin saat terpapar (Covid-19), entah stress atau apa, asal ketemu sama orang, dipelukinya orang supaya kena juga," kata Audy seperti dikutip dari Tribun Medan.
Warga, kata Audy, lantas marah hingga menganiaya Salamat.
"Kejadiannya hari Kamis (22/7/2021) kemarin. Waktu itu Satgas sudah mau mengamankan yang bersangkutan karena tindakannya aneh-aneh," sambungnya.
Saat ini, Salamat Sianipar yang sempat dianiaya itu sudah dibawa ke RSUD Porsea.
Untuk kasus penganiayaannya, Audy tidak menjelaskannya lebih lanjut.
"Pokoknya tindakannya aneh. Bahkan Wakapolsek pun datang waktu itu lansung mau dipeluknya. Bidan desa itu juga saat mau memakaikan APD langsung dipeluknya," kata Audy.
Penjelasan Keponakan Korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pasien-covid-19-disiksa-warga-di-toba.jpg)