News Video

Pemilik Toko Emas di Medan Akui Banyak Masyarakat Jual Emas Semasa PPKM Darurat

Pemilik toko emas perhiasan Zahara, Dedi mengungkapkan bahwa semasa PPKM darurat ini, penjualan emas cenderung mengalami penurunan.

Pemilik Toko Emas di Medan Akui Banyak Masyarakat Jual Emas Semasa PPKM Darurat

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Semenjak pemberlakuan PPKM darurat di kota Medan sepekan terakhir, penjualan perhiasan emas kian lesuh.

Pantauan Tribun Medan, Sabtu (24/7/2021) beberapa gerai toko emas di Pasar Sukaramai memilih untuk tutup semasa PPKM darurat ini.

Pemilik toko emas perhiasan Zahara, Dedi mengungkapkan bahwa semasa PPKM darurat ini, penjualan emas cenderung mengalami penurunan.

Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan pembelian kembali (buyback) dari masyarakat yang kemungkinan sudah kekurangan uang.

"Berpengaruh penurunan pasti ada. Cuma kan tidak terlalu berpengaruh kali kalau penjualan emas ini. Mungkin masyarakat sudah tak ada uang lagi ya memilih untuk dijual saja emasnya, gimana mau beli emas, mau makan aja susah," ungkap Dedi.

Dikatakan Dedi, masyarakat memilih menjual koleksi perhiasan emas dengan beragam jenis mulai dari kalung, gelang, cincin, hingga emas batangan Antam.

Pada awal PPKM darurat lalu, Dedi juga mengatakan bahwa toko emas sempat disuruh tutup selama beberapa hari.

"Sempat ditutup juga itu toko emas beberapa hari tidak boleh jualan, cuma ya curi-curi lah," ujarnya.

Tambahnya, Dedi berharap agar PPKM darurat dapat segera berakhir pada 25 Juli ekonomi masyarakat dapat pulih dan transaksi emas dapat berjalan stabil.

"Kebijakan pemerintah harusnya bijaksana. Memberi solusi harus membantu masyarakat bukan membunuh masyarakat," tutur Dedi.

Dikatakan Dedi harga untuk emas perhiasan hari ini berada di posisi Rp830 ribu per gram.

Senada dengan Dedi, Anton pemilik toko emas Rindu Jaya mengalami peningkatan pembelian emas kembali (buyback) dari masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

"Kalau penjualan menurun hingga 70 persen, lebih banyak masyarakat yang menjual dari membeli," kata Amru.

Disebutkannya, bahkan selama PPKM darurat ini Anton bisa tak mendapatkan pembeli dalam satu hari, jauh menurun dibanding tahun sebelumnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved