Fakta Bentrokan di Belawan
DERETAN Fakta Pembakaran Gereja saat Bentrok di Belawan Hingga Turunnya Pasukan Marinir
Berikut ini adalah sederet fakta yang berhasil kami rangkum terkait bentrokan antarkampung di Belawan pada Selasa (20/7/2021) malam
Dia mengatakan, pascakeributan, dirinya turun langsung memastikan kondisi rumah-rumah ibadah yang katanya sempat hendak dibakar.
Menurut Dayan, gereja yantg nyaris terbakar itu memang sempat terkena lemparan bom molotov.
Kebetulan, gereja berada di tengah permukiman warga.
"Jadi gereja itu letaknya di belakang rumah. Mereka (massa bentrokan) melempar rumah-rumah ini jatuh ke gereja sana," kata Dayan.
Dayan menjanjikan, kasus ini akan terus didalami dan pihaknya akan menangkap para pelaku.
Warga Kena Sabet Parang
Seorang warga yang sempat diwawancarai www.tribun-medan.com mengatakan ada satu orang warga yang telinganya kena sabet parang.
Namun warga tidak tahu persis, siapa nama korbannya dan dimana tempat tinggalnya.
"Ada yang luka kena bacok telinganya. Cuma saya enggak tahu korbannya orang mana," kata warga di lokasi bentrokan.
Baca juga: Detik-detik Massa Simpatisan Rizieq Shihab Bentrok dengan Polisi, Didapati Pria Bawa Sajam
Plt Sekretaris Kecamatan Belawan, Robby menjelaskan bahwa korban luka bacok itu adalah warganya.
Menurut Robby, saat kejadian korban tengah mencari anaknya di lokasi bentrokan.
Nahas, korban terkena sabetan parang.
"Yang luka itu ada orang tua yang cari anaknya semalam, satu orang. Luka di telinganya akibat sabetan klewang. Itu warga Lingkungan 13 Kelurahan Belawan Bahari," kata Robby.
Dia mengaku tidak tahu detail kondisi korban, apakah telinganya putus atau tidak.
Namun Robby mendapat laporan korban sudah mendapat perawatan di rumah sakit.
"Putus tidaknya, saya belum tahu. Tapi langsung dibawa untuk dirawat di RS Mitra Medika," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bentrokan-di-belawan-nyaris-bakar-gereja.jpg)