SITUASI COVID Indonesia Kian Memburuk, Perusahaan Jepang Bawa Pekerja Pulang Naik Pesawat Carteran
Pulang karyawan mereka menggunakan pesawat sewaan, di tengah kasus infeksi virus corona (Covid-19) yang mengalami peningkatan secara signifikan di Ind
TRIBUN-MEDAN.com - Perusahaan Jepang baru saja membawa pulang karyawan mereka menggunakan pesawat sewaan, di tengah kasus infeksi virus corona (Covid-19) yang mengalami peningkatan secara signifikan di Indonesia.
Lonjakan ini memang membuat fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia berada 'di bawah tekanan'.
Wabah ini terutama disebabkan oleh penularan dari varian B.1.617.2 (Delta) yang kali pertama terdeteksi di India.
• Kapolda Sumut Perintahkan Anggotanya Tak Beri Ampun Bagi Pelanggar PPKM Darurat di Medan
Dikutip dari laman NHK World, Rabu (14/7/2021), Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia mengatakan bahwa sembilan ekspatriat berusia 30 hingga 40-an tahun meninggal pada periode 26 Juni hingga 12 Juli setelah dinyatakan positif tertular Covid-19.
Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia dan untuk mengantisipasi situasi yang kian memburuk, sebuah perusahaan swasta Jepang pun akhirnya menerbangkan pesawat sewaan pada hari Rabu waktu setempat untuk mengevakuasi karyawan maupun anggota keluarga mereka keluar dari Indonesia.
Okutsu So yang bekerja di kantor perusahaan logistik Jepang di Jakarta mengatakan bahwa akan ada lebih banyak orang yang kembali ke Jepang pada bulan ini sebagai tanggapan atas instruksi dari kantor pusat mereka.
Baca juga: DUKUNG Kebijakan PPKM Darurat, Hampir 90 Persen PTPN Grup di Sumut Laksanakan WFH
Namun ia mengaku akan tetap tinggal di Indonesia bersama dengan banyak pekerja lainnya yang merupakan satu-satunya ekspatriat Jepang pada masing-masing kantor mereka.
Ia kemudian menyampaikan bahwa keluarganya sebelumnya juga telah berencana untuk tinggal bersamanya pada bulan depan.
Namun rencana tersebut akhirnya dibatalkan secara tergesa-gesa karena lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang semakin tinggi.
Okutsu memang sangat merindukan keluarganya, namun membawa mereka untuk tinggal bersamanya di Indonesia untuk saat ini tentunya hanya akan membawa risiko tinggi.
Hal itu karena fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia kini telah mencapai batas maksimum.
(NHK/Tribunnews.com)
• Harapan Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Atas Terbentuknya Ikatan Guru Indonesia Toba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/malaysia-meningkatkan-tes-usap-untuk-mendeteksi-virus-corona-pada-warganya.jpg)