Baru Nikah, Ibu Pukuli Putranya di Pesta Pernikahan Gegara si Menantu, Tamu Sampai Lakukan Hal Ini

Seorang pengantin pria dipukuli oleh ibu kandungnya di tengah pernikahan. Hal ini tentunya menyebabkan semua orang tercengang.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
KOMPAS.COM/DOK
Baru Nikah, Ibu Pukuli Putranya di Pesta Pernikahan Gegara si Menantu, Tamu Sampai Lakukan Hal Ini. 

Namun bukan karena kesal dengan menantunya seperti cerita di atas. 

Tepatnya, pada 18 Februari 2021, seorang pria bernama Saranu Mu Kawe (34 tahun) diam-diam melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya saat masih belum bercerai dengan istrinya yang sah, Nipaphan (33 tahun).

Sang istri yang tahu mengenai hal tersebut merasa sangat sedih dan segera bergegas ke pesta pernikahan itu untuk menanyai suaminya.

Ibu kandung Saranu tahu menantunya sedang patah hati dan mendukung tindakannya.

Baca juga: Kisah Pernikahan Tersingkat Baru 1 Menit Ijab Kabul, Suami Langsung Ceraikan Istri Ternyata Hamil

Baca juga: Baru Menikah Sudah Jadi Janda, Suami Pengantin Wanita Tewas Dipukuli Tamu Gegara Tradisi Pernikahan

Dia bahkan menemaninya ke pesta pernikahan untuk memberi pelajaran pada putranya.

Video yang dibagikan menunjukkan ibu dan menantu perempuan itu berjalan langsung ke upacara pernikahan. 

Saranu melihat ibu dan istrinya tetapi tidak takut, malah menyatakan kesal dan menaikkan suaranya.

"Silakan tinggalkan upacara pernikahan. Kamu bukan tamu." Katanya.

Setelah mengatakan itu, dia mengabaikan ibu dan istrinya.

Dia pun tetap menikahi selingkuhannya.

Foto ilustrasi pernikahan
Foto ilustrasi pernikahan (eva.vn)

Sikap Saranu tersebut membuat sang ibu “meledak” dan langsung memukuli anaknya.

Dia bahkan memarahinya terus menerus. 

Sang ibu kemudian menunjukkan kepada tamu yang datang akta nikah Saranu dan Nipaphan. 

Tak hanya itu, ia menegaskan akan berdiri bersama menantunya, menggugat putranya karena berani menyelenggarakan pernikahan ilegal dengan selingkuhannya.

Aksi ibu tersebut pun menuai "hujan" pujian dari netizen. 

Diketahui, Saranu adalah seorang polisi yang bekerja di Polsek Mueang Chainat. 

Setelah insiden memalukan itu, dia diskors sementara dari pekerjaannya.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved