Terbongkar Sandiwara YYF (19), Remaja SMA Ajak Tantenya Bercinta, Kebun Sirih Jadi Saksi
Saat melintas disekitar tanggul air, pelaku melihat korban sedang mencuci tangan seorang diri.
TRIBUN-MEDAN.com - Terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang pelajar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Diketahui yang menjadi korban adalah tante, dibunuh karena menolak ajakan berzina.
Sebelumnya sempat bersandiwara, namun akhirnya terungkap ternyata pelakunya ponakannya sendiri karena.
Aksi biadab dilakukan seorang siswa SMA kepada tantenya sendiri.
Pelaku berinisial YYF (19) nekat mengajak tantenya sendiri untuk berhubungan badan dengannya.
Pelaku yang masih berstatus pelajar kelas 3 SMA ini akhirnya malah mengahabisi nyawa tantenya.
Peristiwa nahas ini terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Tak hanya itu, pelaku juga bersandiwara agar jejaknya tak diketahui polisi.
Namun, sandiwara yang dilakukan bocah SMA ini akhirnya terbongkar.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, rupanya korban BL (47) dibunuh oleh YYF yang tak lain keponakan korban.
"Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya kita menangkap pelaku yang masih berstatus pelajar SMA ini pada Minggu kemarin," ujar Kepala Satreskrim Polres Malaka Iptu Jamari, Senin (12/7/2021)
Jamari menuturkan, kasus pembunuhan itu terungkap setelah polisi menerima laporan adanya penemuan mayat di pinggir Cekdam Sadan, Dusun Srin, Desa Raisamane, Kecamatan Rinhat, Malaka.
Saat ini, YYF sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Dia dijerat Pasal 338 atau Pasal 351 ayat 3 KUHP.
Ponakan Ajak Tante Bercinta
Kepala Satreskrim Polres Malaka Iptu Jamari mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada Jumat (2/7/2021).
Perempuan berinisial BL (47 tahun) asal Nusa Tenggara Timur tewas di tangan keponakannya sendiri, YYF.
Mulanya, YYF mendatangi rumah korban sekitar pukul 09.00 Wita.
Pelaku yang diketahui merupakan keponakan kandung korban itu menanyakan keberadaan tantenya itu kepada sang ibu.
Ibunya memberi tahu bahwa BL sedang pergi ke kebun untuk memetik sirih.
YYF pun bergerak menuju kebun yang jaraknya lebih kurang 1 kilometer dari rumah.
Tiba di kebun, YYF tidak menemukan korban, sehingga dia memutuskan untuk pulang melewati jalan menuju cekdam (tanggul air).
Saat melintas disekitar tanggul air, pelaku melihat korban sedang mencuci tangan seorang diri.
"Melihat tantenya, pelaku pun timbul niat untuk menyetubuhi korban, sehingga pelaku mendekatinya," ujar Jamari.
Namun, keinginan pelaku langsung ditolak oleh korban.
Korban Dibunuh
Siswa SMA ini melakukan aksi nekat hingga membunuh tantenya sendiri.
Hal itu lantaran sang tante menolak ajahkan pelaku YFF untuk bercinta.
Setelah ditolak, YYF mengambil batu dan melempari korban.
Lemparan batu itu mengenai bagian bawah kelopak mata hingga luka dan berdarah, sehingga korban terjatuh.
Untuk mencegah korban berteriak, pelaku lalu mengambil kayu dan menusuk korban hingga tewas di tempat.
Sandiwara Pelaku
Pelaku rupanya langsung menyusun skenario agar aksinya tak terbongkar.
Bahkan, ia bersandiwara di depan ibu kandungnya sendiri.
Saat kejadian, pelaku dengan tenang kembali ke rumah Ibunya dan menyampaikan bahwa dirinya menemukan tantenya dalam kondisi meninggal dunia di cekdam.
Kasus itu pun dilaporkan ke Mapolres Malaka.
Seusai menerima laporan, polisi lalu melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pelaku.
Hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku pembunuhan adalah YYF. Polisi bergerak ke kediaman YYF dan menangkapnya.
Kepada polisi, YYF mengakui semua perbuatannya.
Saat ini, YYF sudah ditahan di Mapolres Malaka untuk proses hukum lebih lanjut.
"Motif pembunuhan karena korban menolak berhubungan badan," kata Jamari.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Bogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/isgadis.jpg)