Bukan Lagi Demam, Gejala Covid-19 Varian Delta Justru Didominasi Sakit di Bagian Ini
Banyak pihak yang khawatir bahwa varian Delta menular lebih cepat sehingga gejala Covid-19 varian baru ini penting untuk dikenali.
TRIBUN-MEDAN.com - Virus Corona Varian Delta yang awalnya ditemukan di India telah menyebar ke Indonesia.
Gejala Varian Delta ternyata didominasi sakit di bagian ini, bukan lagi demam.
Mutasi Virus Corona berlangsung cepat. Saat vaksinasi terus digenjot pemerintah, mutasi virus pembuat susah orang seantero jagat ini telah menghaslkan beragam varian baru.
Salah satunya, Varian Delta, yang sebelumnya disebut varian B1617.2 dan pertama kali ditemukan di India.
Banyak pihak yang khawatir bahwa Varian Delta menular lebih cepat sehingga gejala Covid-19 varian baru ini penting untuk dikenali.
Baca juga: Liburan Murah Dua Benua di Tengah Pandemi Covid-19 Di The Great Asia Afrika Bandung
Terlebih lagi, Indonesia saat ini sedang menghadapi lonjakan kasus Covid-19.
Vaksinasi bisa mencegah penularan dan jika tertular, kebanyakan pasien hanya mengalami gejala ringan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan varian tersebut terdeteksi di lebih dari 80 negara dan terus bermutasi saat menyebar.
Ternyata gejala virus Corona varian Delta justru didominasi sakit di bagian ini.
Sejumlah penelitian telah menunjukkan varian Delta bahkan lebih menular daripada varian lainnya.
Bahkan varian ini disebut bisa menular hanya dalam beberapa detik.
Pejabat WHO juga mengatakan ada laporan bahwa varian Delta menyebabkan gejala yang lebih parah, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi kesimpulan tersebut.
Selama pandemi, para ahli seantero jagat sudah memperingatkan bahwa gejala utama Covid-19 adalah demam, batuk terus-menerus, dan kehilangan rasa atau penciuman dengan beberapa variasi dan tambahan lainnya.
Daftar gejala terbaru CDC, termasuk kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, dan diare sebagai kemungkinan gejala infeksi.
Baca juga: Pemain Futsal Wanita Sumut Ini Unggulkan Spanyol di Euro 2020, Berikut Alasannya
Sementara itu gangguan pendengaran, gangguan lambung yang parah, dan pembekuan darah yang mengarah ke gangren, gejala yang biasanya tidak terlihat pada pasien Covid, telah dikaitkan oleh dokter di India dengan varian Delta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/beda-gejala-virus-corona-varian-delta-dengan-gejala-covid-19-biasa-delta-lebih-berbahaya.jpg)