Akhirnya India Sukses Turunkan Kasus Covid-19 dari 400.000 ke 40.000 dalam Sehari dengan 3 Cara Ini
Setelah hampir 3 bulan bekerja keras mengurangi lonjakan krisis Covid-19 di India, kasus Covid-19 di India beangsur-angsur menurun.
Ini yang Perlu Anda Lakukan Setelah Kontak Erat dengan Pasien Covid-19
Dengan semakin banyaknya pasien Covid-19 di sekitar kita, kontak erat makin tidak terhindarkan.
Kontak erat disebut oleh Kementerian Kesehatan sebagai orang yang pernah berkontak dengan penderita Covid-19 atau orang dengan gejala Covid-19.
Dikutip dari Intisari, riwayat kontak yang dimaksud termasuk:
Bertatap muka atau berdekatan kurang dari satu meter, selama minimal 15 menit.
Bersentuhan fisik langsung seperti bersalaman, pegangan tangan, dll.
Orang yang merawat orang yang bergejala Covid-19 atau penderita Covid-19, tanpa menggunakan alat pelindung diri seperti masker standar medis.
Berada di satu ruangan seperti di kamar, kantor, transportasi umum, atau makan bareng yang sulit jaga jarak dan tanpa mengunakan masker dengan benar.
Dulu kontak erat disebut sebagai orang dalam pemantauan atau ODP.
Guna mencegah penularan virus Corona Covid-19, seseorang yang tergolong kontak erat perlu melakukan tes pemeriksaan Covid-19.
Tes bisa PCR atau tes swab antigen, seperti dijelaskan oleh ahli patologi klinik dari Universitas Sebelas Maret (UNS), dr. Tonang Dwi Ardyanto, Sp.PK, PhD, FISQua.
Jika hasilnya positif maka Anda perlu jalankan isolasi sesuai aturan isolasi mandiri.
Kemudian Anda perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan yang mengevaluasi terkait perlu tidaknya tes Covid-19 susulan selama isolasi mandiri.
“Kalau ternyata kemudian timbul gejala, soal tes lagi atau tidak, itu tergantung saran dokter yang merawat,” jelas Tonang, dikutip dari Kompas.com.
Jika hasilnya negatif maka orang tersebut tetap harus menjalankan karantina mandiri selama 5 hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/nakes-india.jpg)