Nikmati Sensasi Memacu Adrenalin dengan Bermain Kayak di Sungai Bingai Langkat
Anda bisa mencoba di lokasi Sungai Bingai yang terletak di Desa Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat.
TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT- Salah satu olah raga mengarungi arus deras yang menantang adalah kayak.
Olah raga yang menggunakan alat sejenis sampan atau kano dan dayung (paddle) ini menjadi salah satu hobi yang digemari khususnya bagi mereka yang menyukai olah raga memicu adrenalin.
Di Provinsi Sumatera Utara, ada beberapa lokasi sungai idaman untuk olahraga arus deras ini.
Baca juga: SEDIHNYA Nasib Ferry Irawan, Umur Sudah Tidak Mudah Lagi tapi Sakit Keras, Kondisinya Tragis
Termasuk Sungai Asahan di Kabupaten Asahan, dan Sungai Bingei di Kabupaten Langkat.
Jika anda menyukai permainan kayak dan sudah memiliki peralatannya sendiri, Sungai Bingei Langkat bisa menjadi pilihan yang tepat.
Karena Sungai Asahan sudah merupakan destinasi untuk pemain kayak profesional.
Sementara Sungai Bingai masih memiliki arus tenang yang bisa digunakan untuk pemula.
Anda bisa mencoba di lokasi Sungai Bingai yang terletak di Desa Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat.
Waktu tempuh hanya sekitar 2 jam dari pusat kota medan.
Baca juga: CEGAH Suap Menyuap, Pelindo II Tingkatkan Pelayanan Lewat Empat Sistem Digital
Perkumpulan Kayak
Di Medan ada juga perkumpulan kayak yang kerap bermain di Sungai Bingai.
Seorang penggiat kayak di Medan, Yudi mengaku bahwa perkumpulan kayak yang diikutinya sebenarnya bukan sebuah komunitas resmi yang sudah punya nama.
Komunitas ini, terangnya, merupakan perkumpulan anak-anak muda yang memiliki hobi berkegiatan di alam bebas.
"Pembentukan komunitas kayak ini belum ada secara resmi ditentukan. Tapi mulai terjadwal rutin sejak ada grup, tepatnya 18 Oktober 2019," katanya.
Baca juga: SEMPAT Terkena Covid-19, Bintang Sinetron Si Doel Anak Sekolahan dan Tuang Bubur Naik Haji Wafat
Dirinya bersama beberapa penggiat lainnya saat ini tengah fokus untuk berlatih kemampuan-kemampuan dasar bermain kayak.
Ia juga mengatakan, sesekali mereka berlatih di arus deras (jeram) secara langsung di sungai.
"Saat ini masih fokus pada latihan dasar dulu. Misalnya paddling, rolling, sesekali latihan di jeram," tambahnya.
Yudi juga menceritakan bagaimana awalnya ia dan teman-temannya mulai aktif menekuni hobi barunya yang dianggap menantang ini.
Awalnya dari hanya berdua saja menjadi mulai memiliki beberapa anggota untuk latihan.
"Mulanya itu udah sejak awal 2019, tapi tidak secara rutin dilakukan. Latihan awal cuma ada dua org yg aktif, aku sama teman. Terus ikutan lagi yang lain. Ternyata ada senior yang mau memfasilitasi dengan meminjamkan kayaknya untuk latihan.
Nah mulai dari situlah semakin banyak yg ikut latihan. Berhubung hobi jadi gak terlalu menekankan kali untuk membuat latihan rutin," tuturnya.
Baca juga: SOSOK Legenda Gitaris Indonesia Meninggal Dunia Usai Dinyatakan Positif Covid-19
Secara pribadi, Yudi mengatakan bahwa dirinya tertarik menekuni olah raga kayak karena ia belajar untuk melatih ketenangan dan kesabaran.
Hal ini, ungkapnya, terlebih saat melewati jeram, kayak yang tidak stabil bisa saja jatuh, saat itulah dibutuhkan ketenangan mengatasi kepanikan.
"Aku pribadi menyukai kayak karena aku bisa belajar banyak hal tentang hidup, terutama berlatih tenang dan sabar.
Misalnya ketika kayak terbalik kita mesti tenang dan menguasai diri untuk tidak panik. Selain itu bermain kayak itu menantang, lebih menantang dari rafting (arung jeram)," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa bermain kayak penting untung menyegarkan tubuh dan pikiran. Terhindar dari stress dan juga dapat mengelola emosi.
Baca juga: Lowongan Kerja Medan di Laboratorium Klinik Bunda Thamrin untuk Lulusan D3
"Efek baiknya, seseorang bisa melatih kesabaran dan ketenangan dirinya dalam menghadapi jeram. Mungkin secara psikologisnya berpengaruh dalam kehidupannya.
Kemudian, efek baik lainnya mungkin seseorang yang jarang berenang bisa jadi latihan berenang juga.
Yang paling penting adalah supaya fikiran tetap fresh, refreshing itu perlu. Biar jangan stress dengan rutinitas duniawi lainnya," ucapnya.
Yudi menambahkan bahwa dirinya dan teman-teman lainnya ingin terus berlatih kayak, tujuannya agar terus meningkatkan kemampuan dan pengalaman.
Ia juga ingin bertemu dengan banyak orang-orang lain yang sehobi.
"Pingin seriusin kayak saat ini untuk menambah pengalaman dan kemampuan serta teman-teman yang se-hobi, tujuannya sih untuk fun aja, belum tau kedepannya.
Siapa tau kelak akan semakin jelas visinya. Karena saat ini tujuannya masih mengumpulkan yang se-hobi," katanya.
Baca juga: Permohonan Pembuatan Paspor Turun Sampai 50 Persen, Kantor Imigrasi Medan Jemput Bola
Harapan paling diinginkan dalam waktu dekat ini adalah agar ia dan teman-teman bisa bermain kayak di sungai Asahan.
Salah satu destinasi olah raga arus deras yang sudah mendunia.
"Setelah semua anggota memiliki kayak, rencananya paling dekat itu main di sungai Asahan. Itu mimpi saat ini.
Kalau harapannya semoga kedepanya semakin banyak orang yang suka dan bergabung dalam komunitas ini," pungkasnya
(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seorang-pegiat-olahraga-kayak-saat-mengarungi-arus-deras-di-sungai-bingai.jpg)