Crazy Rich Medan Bongkar Rahasia Kiat Sukses Jadi Trader dan Manajemen Uang Kripto

Sejumlah trader di Kota Medan mengadakan kursus trading yang diikuti ratusan peserta. Pada momen ini traders mengajarkan cara sukses ke tiap peserta

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Trader Indra Kesuma (tengah) bersama dua trader, Setiawan Mulia dan Rio Irlim saat melakukan konferensi pers di Regale Internasional Convention Centre, Medan, Minggu (27/6/2021).(TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Trading hingga mata uang kripto kian ramai diperbincangkan di era modern, terutama di kalangan millenial saat ini.

Melihat tingginya minat masyarakat terkait trading, Indra Kesuma atau Indra Kenz yang dijuluki Crazy Rich Medan menggelar kursus trading fest perdana di Regale Internasional Convention Centre Medan, Minggu (27/6/2021) pagi.

Pada kesempatan ini, Crazy Rich Medan tersebut membongkar rahasia kiat sukses menjadi trader. 

Indra yang juga Direktur Utama (CEO) sekaligus pendiri PT Disotiv Citra Digital ini mengatakan bahwa dalam event ini, dirinya bersama dua trader lainnya, Rio Irlim dan Setiawan Mulia akan 'menggodok' 300an peserta dari seluruh Indonesia untuk menjadi trader.

Baca juga: Tak Mau Kalah, Anak Muda Indonesia Ciptakan Mata Uang Kripto Sendiri Bernama DisCas

"Kursus trading ini tidak mengajarkan cara trading, tapi sebelum trading apa yang perlu dipersiapkan dan kita hindari. Ini yang kita share. Itu bagian dari psikologi trading," ungkap Indra.

Dikatakan Indra, Kota Medan memiliki potensi besar untuk mencetak para trader handal, namun saat ini statusnya masih di bawah Jakarta dan Surabaya.

"Di kota Medan menurut saya kita terlambat satu sampai dua tahun dari kota lain khususnya ibukota Jakarta, karena mungkin keterlambatan informasi yang kita dapatkan,"

"Jadi tren ini sudah hype yang di Jakarta itu sudah sejak tahun 2017, jadi di kota Medan itu mulai tren di 2019-2020," ujarnya.

"Tapi kita melihat antusias dari kota Medan sangat luar biasa karena secara database kita, Medan termasuk kota nomor tiga. Jadi disini peran kita nyata karena based kita di Medan. Dan kenapa kita mengadakan kursus Trading Fest pertama di Medan," lanjutnya.

Baca juga: Waspadai Penipuan Berkedok Aset Kripto, E-Dinar Coin Cash Contoh Perusahaan Penipu Modus Investasi

Trader Rio Lim juga menuturkan bahwa dalam Kursus Trading Fast ini, para narasumber membongkar habis mengenai mata uang kripto maupun belajar mengatur keuangan yang sehat.

"Kursus Trading ini merupakan platform untuk belajar trading dan investasi. Pertama kita belajar trading option dan yang kedua itu cryptocurrency dan ketiga kita sudah masuk ke ranah saham. Jadi secara berkala, Kursus trading akan melakukan update materi," tutur Rio.

Rio menegaskan, bahwa untuk menjadi trader tidak asal sembarang namun harus melihat kondisi keuangan.

"Kita mengajarkan personal finance supaya setiap orang bisa mengatur keuangan. Karena kunci dari trading sebelum kita melakukan trading dan investasi, keuangan kita harus sehat terlebih dahulu. Kita harus bisa mengatur uang kita terdahulu baru kita mengizinkan orang lain untuk melakukan investasi," jelas Rio.

Pantauan tribun-medan.com, para peserta mengikuti workshop ini dengan antusias yang berusia mulai dari belasan tahun hingga 50tahunan.

Baca juga: IPOT, Platform Investasi dan Trading Saham Berbasis Aplikasi yang Menarik

"Kalau peserta kita beragam, bahkan ada yang usianya 52 tahun yang sudah mamak-mamak, masih anak sekolah, yang usia 18 tahun juga ada,"

"Kalau usia kita tidak batasi, yang penting sudah punya KTP dan punya rekening bank. Karena kalau tidak ada, sulit juga dia trading karena harus deposit," kata Indra.

Berbicara mengenai trading option ini, Indra mengakui bahwa trading ini memiliki profil risk yang cukup tinggi.

Namun, hal ini berbanding lurus dengan semakin tinggi risiko maka akan semakin tinggi tingkat keberhasilan.

"Nah, justru kita mengambil keputusan untuk mengajarkan trading option. Karena dari awal kursus trading ini berdiri, produk pertama kita itu option trading,"

"Karena dari awalnya saya trader option. Option trading ini merupakan trading dengan profil risk yang sangat tinggi karena waktu yang sangat singkat. Justru karena itu paling sulit, jadi ada tantangannya untuk diajarkan," kata Indra.

Baca juga: Gugatan Pailit Mantan Tenaga Pemasar Terhadap AIA Ditolak OJK

Menariknya, seluruh peserta yang mengikuti Kursus Trading Fest akan berkesempatan mengikuti bimbingan eksklusif selama satu tahun untuk dapat menjadi trader.

"Semua peserta mendapatkan free VIP member ship kita selama satu tahun. Setelah event, mereka akan kita invite ke dalam grup dan mereka akan langsung bisa kita mentoring," pungkasnya.

Mengetahui acara ini cukup memberikan konten serius, Kursus Trading Fest juga memberikan hiburan dari bintang tamu komika Babe Chabita dan penyanyi Young Lex yang juga turut menjadi trader.

Selain itu, Kursus Trading Fest ini juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan mewajibkan seluruh peserta mengikuti Rapid Test Antigen dan wajib memakai masker dan menjaga jarak.

Tak sembarang Jadi Trader

Dalam event Trading Fast ini, Indra ingin meluruskan mindset para peserta yang hadir bahwa trading tidak dapat berjalan sempurna jika dilakukan secara tergesa-gesa.

"Yang paling penting kita tidak mau mindset peserta itu rusak seperti dia gadaikan motornya, pinjam duit untuk belajar trading agar duitnya makin banyak,"

"Itu yang kita larang. Bahkan admin kita itu udah dilatih dan  ditraining. Kalau ada orang mau daftar belajar tapi dia pakai bukan duit nganggur, kita akan refund uangnya," tegas Indra.

Lanjutnya, Indra mengakui banyak masyarakat awam yang belum memahami betul mengenai trading, namun langsung terjun sehingga tak jarang berakhir dengan stress hingga bunuh diri.

"Kita tidak mau menjerumuskan dia. Bahkan tidak jarang kita dengar ada orang yang sampai hampir bahkan bunuh diri karena lost trading dengan investasi bodong dan akhirnya kehilangan uang,"

"Itulah peran kita disini. Kita mau itu terjadi dengan kita filter semua member kita. Jadi ribuan member kita ini sudah kita filter, jadi tidak sembarangan orang dengan bayar bisa daftar," ujarnya.

Melalui Kursus Trading Fest 2021 ini, Indra dan trader lainnya berharap agar para peserta dapat mengambil poin terpenting dan langsung mempraktekkannya.

"Kita harapkan dengan kursus Trading ini kita bisa benar-benar mengajarkan yang benarnya seperti apa sehingga berkurang berita-berita buruk resiko orang stres, bunuh diri gara-gara lost dari trading mereka," ucapnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved