News Video
KISAH NABILLA Bocah 3 Tahun Derita Penyakit Seperti Kanker Lidah
Pasalnya anak ketiga mereka yang bernama Nabilla (3) menderita penyakit seperti Gondok pada bagian wajahnya yang diderita sejak lahir.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: M.Andimaz Kahfi
KISAH NABILLA Bocah 3 Tahun Derita Penyakit Seperti Kanker Lidah
TRIBUN-MEDAN.COM, PANTAILABU - Bagaimana sedihnya orangtua saat melihat anak kandungnya begitu lahir sudah keadaan yang tidak normal.
Seperti halnya yang dirasakan pasangan suami istri yang bernama Iwan dan Rama warga Desa Ramunia II, Dusun II, Gang Pinang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Pasalnya anak ketiga mereka yang bernama Nabilla (3) menderita penyakit seperti Gondok pada bagian wajahnya yang diderita sejak lahir.
Namun, karena keterbatasan biaya, apalah daya bagi orangtuanya untuk membawa berobat Nabilla ke rumah sakit.
Selama ini, Nabilla hanya dibawa berobat kampung saja.
Nabilla merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.
Kakak paling besarnya bernama Devi Anggraini yang baru naik kelas 3 SMK.
Tapi karena kendala biaya, ia pun harus putus sekolah, dan saat ini bekerja di warung kelontong untuk membantu biaya pengobatan Nabilla.
Sedangkan abangnya yang nomer dua bernama Satrio, juga baru naik kelas 1 SMA.
"Awalnya kayak penyakit gondok gitu, kita bawa berobat alternatif, memang kecil dia pembengkakannya itu, tapi ya lama-lama lidahnya kok keluar," kata Rama ibu kandung Nabilla, Senin (21/6/2021).
Lanjut Rama, waktu Nabilla berumur tiga bulan, ia bersama suami sudah membawa Nabilla melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
"Kata dokter, saat itu belum bisa karena fisik badan dia masih bayi, kalau udah umur 6-7 tahun baru bisa, entah di operasi atau entah diapain lah. Sementara itu berobat kampung ajalah," ujar Rama.
Setelah menjalani pengobatan kampung, memang penyakit yang diderita Nabilla banyak mengalami perubahan terkhusus pada pembengkakan di wajahnya.
"Dia kalau kumat ya kayak gini lah lidahnya bengkak, makan berdarah, badannya demam, panas. Namun kalau badannya enggak panas, dia enggak nangis kalau badannya udah enggak enak baru nangis," ujar Rama.
Pada saat melakukan pemeriksaan ke rumah sakit, sakit yang diderita Nabilla seperti kelenjar.
"Cuma yang kami heran kan, penyakit kayak godokannya mengecil kenapa lidahnya kok keluar, katanya uratnya tertarik saat pengobatan kampung," ujar Rama.
Saat ini, Nabilla makan hanya sekali, apabila lidahnya membengkak diduga seperti kanker lidah.
"Untuk tetap menjaga kesehatan tubuhnya, Nabilla juga dibantu dengan meminum susu," ujar Rama.
Sementara itu, waktu masih bayi, Rama menuturkan tak sanggup untuk melihat kondisi anaknya.
"Saat mengandungnya tidak ada kendala apa-apa, normal-normal saja. Begitu lahiran ya terkejut dan kaget ngelihat kondisi anak saya," ujar Rama sembari menahan tangis.
Karena terkendala biaya, hingga saat ini, Nabilla belum ada dibawa berobat lagi ke rumah sakit.
"Dulu punya BPJS, cuma karena tidak sanggup bayar, jadi udah enggak di lanjuti lagi. Bapaknya pun, cari uang udah pas-pas buat makan. Kalau bantuan dari pemerintah belum adalah, masih tetangga lah yang bantu," ucap Rama.
Rama menuturkan, ia sangat berharap anaknya segera sembuh dari penyakit yang di derita. Cuma, karena kondisi dan keadaan ia terkendala dengan biaya.
"Harapan saya ya cepat sembuh lah penyakit yang di derita anak saya ini, biar kayak seperti anak-anak normal pada umumnya. Bapaknya jualan roti keliling, tapi kalau keadaan kami enggak punya duit mau bagaimana lagi, rumah aja nyewa," tutup Rama.
(cr23/tribun-medan.com)