News Video

MOMEN Gubernur Edy Rahmayadi Kendarai Becak Motor saat Kunker di Mandailing Natal

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengendari becak motor saat kunkuer di Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (19/6/2021)

TRIBUN-MEDAN.COM - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melakukan banyak aktifitas saal kunjungan kerja di beberapa kabupaten seperti Padang Lawas dan Mandailing Natal.

Jika di Padang Lawas, mantan Pangkostrad ini sempat bermain bola dengan para santri, berbeda dengan di Madina.

Di Madina, Edy Rahmayadi menyempatkan diri untuk mengendarai becak motor.

Ia membawa serta Sang Istri, Nawal Lubis.

Tonton videonya:

Foto-foto Edy mengendarai becak motor juga diposting di instagramnya.

"Usai makan siang di Desa Wisata Saba Sabarang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, saya bersama istri @nawal_lubis jadi pengen nih cobain naik becak khas Tabagsel ini.

Ini becaknya memang unik, di Medan gak ada becak kayak gini soalnya..," tulis instagram Edy Rahmayadi.

Edy jadi kiper

Kecintaan Gubernur Edy Rahmayadi kepada sepakbola dilampiaskan saat melakukan kunjungan ke Padanglawas.

Saat olahraga pagi, Gubernur menyempatkan diri bermain dengan para santri Darul Mursid.

Edy Rahmayadi meminta santri menendang dari titik putih, sementara dirinya menjadi penjaga gawang.

Tendangan keras langsung mengarah ke wajahnya.

Edy berhasil menepis bola itu.

"Sudah sudah sudah," ucap Edy yang diwarnai tepuk tangan warga sekitar.

Tonton video:

Edy Rahmayadi Push Up

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah berusia 60 tahun, namun fisiknya tergolong cukup bugar.

Pria kelahiran 10 Maret 1961 ini memang rutin berolahraga, termasuk saat melakukan kunjungan ke daerah.

Saat kunjungan ke Padang Lawas Utara misalnya, mantan Pangkostrad itu menantang anggotanya push up.

Meski usiahnya terpaut jauh dari para anggota, Edy Rahmayadi tak kalah bugar.

Tanggannya masih sangat kuat menopang tubuhnya.

Baca juga: Edy Rahmayadi Janji Bangun Nias Lewat Upaya Pendirian 98 Sekolah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca juga: DAFTAR 18 Pejabat Eselon III Pemprov Sumut yang Dilantik, Gubernur Edy Rahmayadi: Kalian Harus Loyal

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Padanglawas (Palas) pada Selasa (15/6/2021).

Dalam kunjungannya itu, Gubernur Edy meresmikan instalasi pembibitan sapi potong yang berada di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Barumun Selatan.

Edy menyebutkan, bahwa produksi daging sapi di Sumut saat ini hanya mencukupi 23 persen dari kebutuhan masyarakat. Sehingga dengan peresmian ini, lokasi yang memiliki kandang seluas enam hektar, dan dapat menampung sekitar 300 ekor sapi itu, ke depan mampu memenuhi kebutuhan daging di Sumut.

"Kita (Sumut) kekurangan daging, untuk itu, kehadiran instalasi pembibitan ternak sapi potong  ini diharapkan dapat menggenjot produksi daging sapi kita," kata Edy, Selasa.

Sambung Edy, bahwa Kabupaten Palas dinilai cocok sebagai lahan peternakan. Terlebih, dahulunya pada saat pemerintahan kolonial Belanda, daerah tersebut pernah dijadikan sebagai wilayah ternak.

"Kalau kita belajar sejarah Riau, dulu daging itu datangnya dari sini (Palas), bahkan Aceh dari sini. Apalagi Tabagsel semua dari sini. Daerah ini (Palas) sejak dulu didesain memang untuk pertanian dan ternak," ungkap Edy.

Ia pun berharap, agar kabupaten maupun kota lainnya di Sumut dapat mengembangkan wilayahnya sesuai potensi yang dimiliki.

"Kepala daerah harus memahami potensi wilayahnya masing-masing, sehingga dapat dikembangkan menjadi keunggulan daerah," sebutnya.

Kepala Seksi Pengembangan dan Produksi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pembibitan Ternak Unggas dan Sapi Sihitang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Yunas mengungkapkan, bahwa selama ini Sumut kesulitan mendapatkan bibit sapi unggul. Sehingga bibit sapi terpaksa diambil dari luar Sumut.

"Instalasi ini diharapkan dapat memenuhi ketersediaan bibit juga, selama ini kita kesulitan mendapatkan bibit unggul, kita harus dari luar mendapatkannya," kata Yunas.

Selain itu, sebut Yunas, instalasi ini juga bisa berfungsi sebagai tempat edukasi dan pelatihan bagi masyarakat yang ingin mempelajari pembibitan ternak sapi. 

Untuk itu, pihaknya akan menggandeng kelompok peternak sapi guna memberdayakan masyarakat. Instalasi tersebut juga bisa menjadi tempat agrowisata.

"Kita menargetkan hasil dari bibit sapi di sini bisa kita sebar ke masyarakat, sehingga di masyarakat akan tersebar bibit sapi unggul yang lebih baik, kita juga menargetkan ini dapat menghasilkan PAD bagi Pemprov Sumut," ucapnya.

Sementara adapun jenis sapi yang diternak di lokasi Instalansi Ternak, mulai dari Brahman hingga Limosin. Begitu juga dengan jenis rumput yang ditanam, mulai dari odot, kingres hingga pakcong.

(hen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved