Terungkap Penyebab Toni Manalu Diculik dan Dianiaya hingga Tewas oleh 6 Oknum Anggota POM TNI AL
Toni Manalu hilang setelah dijemput sejumlah orang dari tempat pencucian mobil miliknya di Purwakarta 29 Mei 2021.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan permintaan maaf KSAL Laksama TNI Yudo Margono pada masyarakat dan terutama pada keluarga korban, Bungka Patiar San Francisco Manalu alias Toni Manalu yang tewas setelah dianiaya 6 anggota POM TNI AL di Purwakarta, Jawa Barat.
Hal itu diutarakan Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono saat konferensi pers di Markas Pusat Polisi Militer (Puspomal), Jakarta, Jumat (18/6/2021).
''Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono sebagai pimpinan TNI AL menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat terkhusus keluarga korban,'' ujar Julius.
Julius mengatakan berkali-kali KSAL Laksamana TNI Yudo Margono meminta anggotanya untuk tidak menyakiti hati rakyat.
"Berkali-kali bapak KSAL menyampaikan, jangan pernah menyakiti hati rakyat. Dekatlah dengan rakyat, produktif dengan rakyat dan sebagainya," ucapnya.
Kadispenal Julius, menyebut bahwa pihak TNI AL sudah bersilaturahmi dengan keluarga korban pengeroyokan.
Namun Kadispenal mengatakan, proses hukum terhadap oknum TNI AL pelaku penganiayaan yang menyebabkan tewasnya warga sipil di Purwakarta tersebut, tetap akan tetap berlanjut.
"Jadi antara keluarga dengan TNI Angkatan Laut sudah melakukan silaturahmi yang cukup baik, tetapi proses hukum tetap kita lanjutkan, tidak ada tawar menawar," ucap Kadispenal.
Dalam kesempatan yang sama, Kadispenal juga menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam dari KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.
"Bapak KSAL secara pribadi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terhadap peristiwa ini. Kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia, kepada keluarga korban," ujarnya.
Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, Toni Manalu hilang setelah dijemput sejumlah orang dari tempat pencucian mobil miliknya di Purwakarta 29 Mei 2021.
Sejak saat itu Toni Manalu tak diketahui rimbanya.
Anggota keluarga yang tak kunjung mendapat kabar dari Toni Manalu melapor ke Polres Purwakarta.
Dalam satu hari setelah menerima laporan, Polres Purwakarta mengungkap kasus penculikan yang dilaporkan keluarga Toni Manalu.
Dalam penyelidikan kasus ini, seorang warga sipil sudah diamankan Polres Purwakarta, pada 15 Juni 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-wanita-tewas-usai-berhubungan-intim.jpg)