Jadi Tersangka Pembunuhan, Polisi Temukan 3.787 Tulang Manusia di Rumah Tukang Daging

Seorang tukang daging menjadi tersangka pembunuhan.Setelah polisi menggerebek rumahnya, polisi menemukan 3.787 fragmen tulang manusia di bawah

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Seorang tukang daging menjadi tersangka pembunuhan. Setelah polisi menggerebek rumahnya, polisi menemukan 3.787 fragmen tulang manusia di bawah lantai rumahnya. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang tukang daging menjadi tersangka pembunuhan.

Setelah polisi menggerebek rumahnya, polisi menemukan 3.787 fragmen tulang manusia di rumah tukang daging tersebut.

Pada Mei 2021, seorang tukang daging di Meksiko yang berusia 72 tahun bernama Andres menjadi tersangka pembunuhan.

Ia ditangkap setelah ditemukan tubuh seorang wanita yang tidak lengkap di ruang bawah tanah rumahnya.

Kasus tersebut bermula paa 15 Mei 2021, ketika seorang komandan polisi setempat mencurigai ada yang tidak beres dengan istrinya yang berusia 34 tahun.

Baca juga: GEGER Warga Tembung Temukan Tengkorak Manusia di Rumah Kosong

Baca juga: Ada Tengkorak di Rumah Kosong yang 20 Tahun Ditinggalkan, Ini Foto-fotonya saat Dievakuasi

Istrinya pergi berbelanja, tetapi tidak pernah terlihat pulang. Sehingga sang suami melaporkannya sebagai kasus orang hilang.

Setelah sang suami menemukan kamera pengintai yang merekam gambar terakhir istrinya, ia melihat bahwa lokasinya berada di dekat rumah Andres.

Sang pria pun terekam mengikuti sang wanita.

Ketika polisi memasuki rumah Andres, mereka menemukan tubuh wanita telanjang tergeletak di ruang bawah tanahnya.

Seorang tukang daging menjadi tersangka pembunuhan. Setelah polisi menggerebek rumahnya, polisi menemukan 3.787 fragmen tulang manusia di bawah lantai rumahnya.
Seorang tukang daging menjadi tersangka pembunuhan. Setelah polisi menggerebek rumahnya, polisi menemukan 3.787 fragmen tulang manusia di bawah lantai rumahnya. (eva.vn)

Andres kemudian ditangkap dan menjadi tersangka pembunuhan.

Namun, hal-hal tidak berhenti di situ saja.

Ingin menemukan lebih banyak bukti tentang pembunuhan wanita berusia 34 tahun itu, polisi mendatangi rumah Andres untuk melakukan penggeledahan.

Di sana, mereka menemukan beberapa kartu identitas dan aset lainnya seperti pakaian wanita, sepatu, perhiasan, make up, cat kuku dan lainnya.

Baca juga: Anak 9 Tahun Alami Pendarahan Parah di Kepala Usai Dijambak Guru,Tengkorak dan Kulit Kepala Terpisah

Baca juga: Akibat Perawat Lalai, Bayi 3 Bulan Jatuh dari Inkubator Setinggi 1,4 Meter,Tengkorak Memar dan Patah

Benda-benda ini miliki beberapa orang yang hilang bertahun-tahun lalu.

Oleh karena itu, polisi menduga Andres bisa menjadi pembunuh berantai yang menyasar wanita, tidak hanya berhenti pada 1 orang.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved