Pengumuman PPDB Tahap I Bermasalah, SMAN 3 Medan : Tahun Ini Paling Kacau
Dikatakan Elfi, hingga sore hari, website PPDB belum menunjukkan pemulihan sehingga belum dapat diakses oleh pihak sekolah.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengumuman PPDB tahap I di Sumut kembali bermasalah setelah sempat terkendala pada hari pertama pendaftaran beberapa waktu lalu.
Beberapa SMA di kota Medan juga tak dapat bertindak lebih lanjut lantaran menunggu data dari Disdik Sumut yang memegang kendali sistem website PPDB.
"Sekarang kita lagi bingung juga, orang tua pada bertanya ke sekolah, kita juga memberi jawaban semaksimal mungkin karena kita juga tidak tahu karena kita hanya pemberi informasi dan nunggu saat ini," ungkap Kepala SMAN 3 Medan, Elfi Sahara, Senin (14/6/2021).
Dikatakan Elfi, hingga sore hari, website PPDB belum menunjukkan pemulihan sehingga belum dapat diakses oleh pihak sekolah.
Baca juga: WALI Kota Bobby Angkat Bicara soal Kafe Masih Buka hingga Sekda Nias Ditangkap saat PPKM
Terkait hal ini, Elfi menuturkan bahwa pihak sekolah meminta kepada para orangtua untuk dapat mengecek website secara berkala.
Elfi menilai bahwa ada banyak permasalahan untuk PPDB tahun ini yang perlu dievaluasi agar lebih baik kedepannya.
"Kejadian tahun ini website mengalami kerusakan, tahun ini kacau sekali. Kalau tahun lalu sudah mulai bagus yang dibangun sejak tahun 2017 sampai 2020 sudah mulai enak kerja disitu.
Udah gitu tahun lalu dikasih seperti Nias yang artinya secara bergilir. Kalau tahun ini kan langsung semua walau SMA dan SMK dipisah. Tapi sama saja karena harusnya pakai yang bergilir," ujarnya.
"Tahun ini paling parah dan paling kacau sepanjang PPDB online," tambahnya.
Terkait hal ini, Elfi menuturkan bahwa untuk memberitahu orangtua, pihak sekolah mengandalkan media whatsapp untuk dikirim secara berantai.
Baca juga: Warga Garu V Tolak Pembangunan Gedung Gereja, Surati Wali Kota Medan
"Sekarang ini masih lebih gampang karena ada grup Whatsapp jadi kita kirim pesan berantai lah kecuali jika orangtuanya mungkin jarang menggunakan handphone itu yang datang ke sekolah.
Tapi rata-rata sudah pada tahu kok gaungnya gak ada. Tapi gak terlalu banyak ke sekolah tapi ada juga yang mengomel ke sekolah," ucap Elfi.
Tambahnya, untuk pengumuman PPDB tahap I ini, Elfi meminta pihak orangtua dan peserta untuk bersabar dan rajin mengecek website.
"Banyak berdoa dan bersabar. Karena kita juga belum bisa ambil tindakan dan kasus di dinas juga kita tidak tahu. Yang penting harus rajin cek website PPDB untuk tahu info perkembangannya," pungkas Elfi.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/proses-pendaftaran-ulang-ppdb-tahap-i-di-sman-3-medan.jpg)