KABAR BAIK, Vaksin Sinovac dan Pfizer Cegah Kematian Covid-19 hingga 95 Persen
Populasi tersebut di antaranya terdiri dari tenaga kesehatan dan masyarakat umum berusia 18-69 tahun, kata pemerintah dalam sebuah laporan.
TRIBUN-MEDAN.com - Dampak vaksin Sinovac dan Pfizer dapat mencegah kematian Covid-19 di Uruguay sangat tinggi. Efikasi vaksin China, Sinovac, dalam mengurangi kematian mencapai 95 persen.
Laporan itu disampaikan pemerintah Uruguay, seperti diberitakan Reuters, Rabu (9/6/2021).
Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech (SVA.O) menunjukkan di antara populasi, efektif 92 persen dalam mencegah perawatan intensif dan 95 persen efektif mengurangi potensi kematian akibat Covid-19.
Vaksin Covid-19 berbasis inactivated virus ini, juga 61 persen efektif dalam mengurangi infeksi virus corona di antara populasi yang telah menerima suntikan vaksin tersebut.
Efektivitas vaksin Covid-19 tersebut tampak di antara 795.684 orang di Uruguay, yang setidaknya telah menerima dosis kedua CoronaVac, vaksin Sinovac dengan jeda 14 hari, dibandingkan mereka yang tidak atau belum divaksinasi.
Populasi tersebut di antaranya terdiri dari tenaga kesehatan dan masyarakat umum berusia 18-69 tahun, kata pemerintah dalam sebuah laporan.
Pemerintah Uruguay juga mempelajari efektivitas vaksin Pfizer dan BioNTech (PFE.N) pada 162.047 tenaga kesehatan dan berusia dinatas 80 tahun.
Hasilnya menunjukkan efikasi yang sama tingginya dengan vaksin Sinovac. Suntikan vaksin mRNA buatan Pfizer dan BioNTech efektif 94 persen mencegah kematian dan perawatan intensif.
Vaksin Pfizer, berdasarkan laporan tersebut juga diketahui efektif mengurangi infeksi Covid-19 hingga 78 persen.
Data juga menunjukkan rawat inap perawatan intensif dan angka kematian akibat Covid-19 di Uruguay, secara keseluruhan turun lebih dari 90 persen di antara orang-orang yang telah menerima suntikan penuh vaksin Covid-19.
Negara latin berpenduduk 3,5 juta jiwa itu sebagian besar berhasil menahan Covid-19 dengan upaya lockdown ketat pada tahun lalu.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah melasnya penularan virus corona di negara tersebut.
Tahun ini, telah terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang dalam beberapa minggu terakhir mendorong negara ini ke peringkat negara dengan tingkat kematian Covid-19 per juta tertinggi, menurut angka Our World in Data.
Sejauh ini, hampir 52 persen populasi Uruguay telah divaksinasi, setidaknya telah menerima satu suntikan dosis vaksin Sinovac, Pfizer maupun AstraZeneca (AZN.L).
Vaksin-vaksin Covid-19 tersebut diterima melalui aliansi vaksin COVAX.
Sementara itu, menurut data Kementerian Kesehatan, 29 persen warga Uruguay juga telah menerima vaksin virus corona secara penuh, baik dari vaksin Sinovac, Pfizer maupun AstraZeneca, dari program vaksinasi Covid-19 yang dimulai dari Februari hingga 1 Juni.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksin Sinovac dan Pfizer Cegah Kematian Covid-19 di Uruguay hingga 95 Persen"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/satu-paket-vaksin-eksperimental-untuk-covid-19.jpg)