Layanan GeNose C19 di Bandara Kualanamu Dapat Respon Positif, Penumpang : Tak Perlu Cucuk Hidung
Layanan GeNose C19 untuk tes Covid-19 di Bandara Internasional Bandara Kualanamu, mendapat respon positif.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, KUALANAMU - Layanan GeNose C19 untuk tes Covid-19 di Bandara Internasional Bandara Kualanamu, mendapat respon positif dari sejumlah calon penumpang yang hendak melakukan penerbangan.
Seperti halnya yang disampaikan oleh Meinarti warga Kota Medan yang hendak terbang ke Kota Batam. Ia menilai pelayanan tes GeNose C19 sudah lumayan baik.
"Pelayanannya lumayan oke kok, daripada antigen. Ini baru pertama sekali ngetes menggunakan GeNose C19, sebelumnya selalu pakai rapid antigen," ujar Meinarti, Senin (7/6/2021).
Meinarti mengungkapkan, kalau tes rapid antigen cukup membuatnya sedikit merasa khawatir, akibat stik yang dimasukan ke dalam lubang hidung.
Baca juga: Kepala Desa Hutanamora Perlihatkan Keindahan Air Terjun Sibombongan Balige
"Hidung udah enggak di cucuk, kalau di cucuk seperti rapid antigen jadi sakit. Kalau ini cuma nafas aja yang dikeluarin. Jadi enggak perlu merasa khawatir," ujar Meinarti.
"Untuk biaya lebih murah GeNose C19 daripada rapid antigen. Kalau GeNose hanya Rp 40 ribu, sedangkan rapid antigen bisa Rp 180 ribu," sambungnya.
Wanita berkaos merah ini kembali menegaskan, tentu dengan adanya layanan GeNose C19, sangat mempermudah masyarakat yang hendak melakukan perjalanan. Enggak perlu merasakan sakit lagi.
"Hasilnya saya Negatif, saya mau berangkat Ke Kota Batam," ujar Meinarti.
Baca juga: Kesiapan Perangkat 5G, Kini Hadir Serangkaian Gawai Untuk Dukung Layanan Terkomsel 5G
Sementara itu, Amatan wartawan www.tribun-medan.com dilokasi, tampak beberapa penumpang begitu antusias melalukan tes GeNose C19 yang berada di Atrium Lantai 1 Bandara Internasional Kualanamu.
Sejumlah petugas tampak membantu sejumlah penumpang yang ingin melakukan tes.
"Bandara Kualanamu secara resmi hari ini sudah mengimplementasikan layanan GeNose C19 yang berlokasi di Atrium kedatangan Lantai 1.
Tentunya dengan ada harapan layanan ini, penumpang bisa memiliki lebih banyak opsi untuk melengkapi dokumen perjalanan.
Dan tentu ini merupakan bagian upaya kita bersama, bagaimana menekan angka laju penyebaran Covid-19," ucap Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Kualanamu, Heriyanto Wibowo.
Lanjut Heriyanto, terkait layanan GeNose C19 ini, ia menyampaikan, penumpang hanya dikenakan biaya Rp 40 ribu per orang.
"Tentunya dengan seluruh proses yang ada, kepada masing-masing penumpang segera meng-update aplikasinya, untuk mendownload aplikasi sebelum kedatangan," ujar Heriyanto.
"Sehingga pada saat tiba dilokasi ini proses bisa lebih cepat. Karena proses ini akan memakan sekitar 10-15 menit," sambungnya.
Baca juga: 8 Personel Polres Tanjungbalai Diduga Diperiksa Terkait Kasus 57 Kg Sabu, Kasat : Belum Dapat Kabar
Layanan GeNose C19 merupakan salahsatu pilihan diantara antigen dan swab PCR, jadi tegas Heriyanto, tidak saling menghilangkan.
"Ini kita buka dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Secara kapasitas kita selalu mengacu pada pergerakan penumpang. Di mana pada hari ini, rata-rata pergerakan penumpang di Bandara Kualanamu sekitar 10 ribu," ujar Heriyanto.
Sementara itu, saat ini pelayanan tes GeNose C19 di Bandara Kualanamu hanya melayani penumpang yang ingin melakukan keberangkatan sekitar 1000 kantong perharinya.
"Jadi kalau kita asumsikan separuhnya, 50 persen penumpang yang berangkat, kita ambil 20 persen dari penumpang yang berangkat, jadi kita siapkan 1000 kantong perharinya," tutup Heriyanto Wibowo.
(CR23/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tes_genose_bandara_internasional_kno.jpg)