Percaya Diri dengan Fasilitas Stadion Teladan, PSMS Resmi Ajukan Permohonan Jadi Tuan Rumah
Manajemen merasa bisa mendapatkan kepercayaan untuk menjadi slot tuan rumah dari empat grup. Surat permohonan itu pun sudah diajukan ke panitia.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan telah resmi mengajukan permohonan untuk menjadi tuan rumah grup Liga 2.
Manajemen merasa bisa mendapatkan kepercayaan untuk menjadi slot tuan rumah dari empat grup. Surat permohonan itu pun sudah diajukan ke panitia pelaksana PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Pertama kita pernah ditunjuk sebagai tuan rumah, tapi gagal. Nah, kita tahun ini mengajukan kembali, alasan yakni kita jika berstatus sebagai tuan rumah, maka daya juang kita sebagai warga Sumatera Utara akan semakin tinggi.
Secara geografis kita diuntungkan juga dan lebih menguasai lapangan," kata manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang didampingi Sekum Julius Raja, Jumat (4/6/2021).
Menurut Mulyadi, bila ditunjuk sebagai tuan rumah, sudah merancang persiapan untuk menjamu setiap tamu. Perbaikan Stadion Teladan juga bakal segera dirampungkan, serta akan melakukan koordinasi dengan sejumlah penglolah hotel layak untuk penginapan peserta.
Baca juga: ARSENAL Konfirmasi Bakal Ditinggalkan Empat Pemain di Tim Utamanya Bulan Ini
Baca juga: LIVE Streaming dan Jadwal Big Match EURO 2020 Inggris vs Kroasia, Balas Dendam The Three Lions
Mulyadi juga menilai status Kota Medan yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat dapat memberikan kepercayaan dari panitia.
"Di sini melihat upaya pemerintah Sumut melalui bapak Gubernur, sudah bekerja keras dengan membentuk Satgas Covid. Kita yakin dalam sebulan ke depan ini akan turun lewat upaya-upaya pemerintah daerah di bawah arahan Bapak Edy Rahmayadi yang sudah kerja keras siang malam mengurusi Covid bersama Dinas Kesehatan Kota dan Provinsi. Mudah-mudahan bisa jadi zona hijau," harapnya.
PSSI telah mengeluarkan gambaran format kompetisi yang akan dibagi ke dalam emapt grup. Di mana setiap grup diisi 6 tim dengan kompetisi penuh dengan total 10 pertandingan selama penyisihan.
PSMS dan hampir seluruh peserta yang mengikuti rapat merasa keberatan dan mengusulkan agar kompetisi dibagi dalam dua wilayah seperti musim 2018-2019 lalu dengan menyajikan 22 pertandingan selama penyisihan.
Alasannya, kata Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang selain meningkatkan mutu kompetisi juga memberikan kejelasan dalam penggajian pemain mengingat seluruh pemain telah dikontrak hingga durasi Desember mendatang.
"Jadi dalam satu tahun kalau hanya 10 pertandingan itu terlalu sedikit untuk 1 tahun. Pembinaan itu tidak masuk," ujarnya.
"Jadi kita mau tetap dua grup timur dan barat sehingga jumlah pertandingan lebih meningkat. Itu yang kita sarankan saat rapat secara virtual dengan PSSI," ungkapnya.
Masih dikatakan Mulyadi, pihaknya juga meminta gambaran subsidi PT LIB kepada semua klub musim 2021 ini.
"Dan kemudian kita juga minta agara degradasi tetap diberlakukan supaya pertandingan lebih fair. Dan juga kita minta jadwal kick off itu tetap pertengahan juli mengingat ini memang rencana dari awal kita tidak mau diundur-undur lagi karena nanti kita khawatir ini akan memakan waktu lagi. Kontraknya akan bertambah lagi. Inilah poin-poin pentingnya," pungkasnya.
Seperti diketahui, skuat PSMS menjalani latihan fisik selama kurang dari tiga hari di Pantai Cermin Serdang Bedagai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/latihan-pantai.jpg)