Hasil Penyelidikan Kasus Avanza ke Danau Toba, Mesin KMP Ihan Batak Mati saat Bongkar Muat
Nainggolan menyebutkan, hasil pemeriksaan sementara, diketahui mesin kapal dalam keadaan mati pada saat bongkar muat.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepolisian tengah menyelidiki kasus satu unit mobil Toyota Avanza tercebur ke Danau Toba saat bongkar muat Kapal Ihan Batak di Dermaga Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir pada Senin (31/05/2021) lalu.
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan orang saksi untuk memastikan penyebab mobil tercebur saat keluar dari KMP Ihan Batak tersebut.
Nainggolan menyebutkan, hasil pemeriksaan sementara , diketahui mesin kapal dalam keadaan mati pada saat bongkar muat.
"Kecelakaan itu dikerenakan ramp door KMP Ihan Batak terlepas sehingga saat mobil keluar dari kapal terjatuh ke danau. Dan kapal bergerak pada saat bersandar di dermaga karena sling ramp door keluar dari porosnya," ujarnya.
Polres Samosir juga telah mengirimkan surat permintaan ahli ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dirjen Hubungan Darat Kemenhub RI untuk membantu penyelidikan atas insiden yang terjadi di KMP Ihan Batak.
"Pihak kepolisian Resort Samosir telah meminta kerjasama kepada staff ahli BPTD dan Dirjen hubdat Kemenhub RI, untuk membantu melakukan penyelidikan dan membuat rumusan serta kebijakan terkait kesimpulan insiden tersebut," kata Nainggolan. (mft/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/evakuasi-korban-ihan-batak-di-dermaga-ambarita.jpg)