Nasib Rumah Cendana Soeharto, Dulu Kawasan Elite dan Megah, Kini Genteng Sang Jenderal Berlumut

Gelap, sepi nan tenang adalah kesan pertama muncul saat kaki menginjak halaman rumah tersebut.

Intisari-online.com/ Ade Sulaeman
Soeharto dan Rumah Cendana - Nasib Rumah Cendana Soeharto, Dulu Kawasan Elite dan Megah, Kini Genteng Sang Jenderal Berlumut 

TRIBUN-MEDAN.com - Zaman Pemerintahan Presiden Soeharto, masyarakat Indonesia sangat hafal dengan lingkungan tempat tinggal sang presiden yang disebut Rumah Cendana.

Ya, lingkungan tempat tinggal Presiden Soeharto itu bernama Cendana, sewaktu Soeharto menjadi pemimpin Indonesia, daerah itu merupakan kawasan elite yang juga selalu dihampiri oleh orang-orang penting di negara ini.

Lalu bagaimana dengan kondisi dari Rumah Cendana saat ini?

Baca juga: Sama-sama Pernah Dihujat, Mantu Presiden Soeharto, Mayangsari bak Beri Pesan Ini pada Nissa Sabyan

 

Rumah Cendana yang dulu menjadi kebanggaan keluarga Soeharto kini dikabarkan tak terawat.

Berikut  foto-foto rumah yang berlokasi di Jalan Cendana nomor 6-8, Menteng, Jakarta Pusat itu, seperti dikutip Tribun-Medan.com dari Tribun Jambi.

Kini, bangunan yang sudah dianggap bersejarah itu nampak sepi tak berpenghuni bak rumah kosong.

Baca juga: Hadir di Acara Cicit Soeharto, Mayangsari & Halimah Pernah Kepergok Kenakan Kebaya yang Sama Persis

Presiden Soeharto
Presiden Soeharto (istimewa)

Rumah Cendana sendiri memiliki cat berwarna hijau yang sangat khas militer yang menghiasi sebagian dinding.

Tak cuma warna cat, desain arsitektur Rumah Cendana sendiri juga kental akan nuansa militer.

Yang beda hanya bagian pagar depan rumah sepanjang lebih 20 meter itu.

Bagian pembatas depan rumah sang jenderal dengan jalan hanya teralis besi setinggi 1,5 meter dengan cat kuning.

Baca juga: 4 Kejadian Mistis di Rumah Presiden Soeharto, Buat Bulu Kuduk Merinding: Gemelang Bunyi Sendiri

Sebelumnya, cat pagar rumah milik presiden yang memerintah sejak tahun 1966 hingga 1998 itu berwarna putih.

(tribunnews Intisari-online.com/ Ade Sulaeman)

Kondisi Rumah Cendana setelah kepergian Presiden Soeharto

Berjalan sekitar 10 meter dari pintu masuk utama, berdiri kokoh sebuah pos penjagaan yang juga didominasi warna cat hijau militer.

Bentuk pos tersebut pun tidak beda dengan pos penjagaan di markas-markas militer.

Empat tiang setinggi sekira 2,5 meter berdiri kokoh menopang keempat sisi atap pos penjagaan tersebut.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved