Polemik Pegawai KPK Dipecat

GEGER DI MATA NAJWA, Novel Baswedan Blak-blakan, Ketua KPK Bikin Daftar Nama Pegawai Diwaspadai

Novel Baswedan membeberkan kalau Ketua KPK Firli Bahuri pernah membuat daftar nama-nama pegawai KPK yang diwaspadai.

Editor: Salomo Tarigan
Tangkapan Layar MataNajwa
Penyidik KPK Novel Baswedan berbincang di Acara Mata Najwa 

TRIBUN-MEDAN.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membeberkan kalau Ketua KPK Firli Bahuri pernah membuat daftar nama-nama pegawai KPK yang diwaspadai.

Novel menegaskan kalau kejadian pembuatan daftar nama itu dilakukan Firli Bahuri saat dirinya baru saja menjabat sebagai ketua KPK.

Adapun pernyataan itu dikatakan Novel saat duduk sebagai bintang tamu dalam tayangan Mata Najwa episode 'KPK Riwayatmu Kini' dari channel YouTube Narasi.

Dalam penjelasannya, Novel mengaku kalau dirinya mendapat bocoran dari beberapa pimpinan KPK yang lain terkait list nama para pegawai lembaga antirasuah itu.

BERITA JUVENTUS Setelah Andrea Pirlo Dipecat, Allegri Menggantikan Posisinya

"Bahwa katanya (anggota pimpinan KPK) Ketua KPK pernah menunjukkan nama-nama, atau bahkan memberikan daftar nama-nama yang dari nama-nama itu dianggap ada orang-orang yang harus diwaspadai," kata Novel dalam tayangan itu dikutip pada Sabtu (29/5/2021).

PGI Minta Jokowi Turun Selamatkan KPK, 75 Pegawai KPK Difitnah Radikal tidak Pancasilais

Lanjut Novel mengatakan, kalau pada saat itu dirinya sempat menelusuri hasil pembicaraan yang dilakukan pimpinan KPK tersebut.

Ironisnya kata Novel, sebagian besar nama pegawai yang tercantum dalam list itu merupakan orang yang memiliki integritas dan diketahui telah bekerja dengan baik.

"Diwaspadai dalam hal apa? Ternyata setelah kami mencari tahu orang itu siapa-siapa, kami ketahuinya ternyata orang itu adalah yang bekerja baik," ucap Novel.

Meski tidak menyebutkan seluruh nama yang berada dalam daftar itu, namun Novel menduga yang melatarbelakangi Firli membuat daftar nama-nama pegawai yang diwaspadai itu karena sebelumnya Ketua KPK itu pernah memiliki masalah kode etik berat.

Novel Baswedan Prihatin, Kondisi 75 Pegawai KPK Dibikin Lebih Jelek Dibandingkan Koruptor

Novel menjelaskan kalau saat itu, Firli Bahuri sempat bertemu dengan pihak berperkara dan melakukan hal-hal yang menghalangi proses penegakan hukum yang kemudian akhirnya dilakukan pemeriksaan kode etik.

"Saya khawatirnya itu yang menjadi masalah, yang melatarbelakangi," tutur Novel.

Menyikapi hal itu, Najwa lantas menegaskan kembali kepada Novel Baswedan mengenai daftar nama pegawai KPK itu apakah berkaitan dengan 75 pegawai KPK yang tak lulus asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) atau tidak.

"Jadi anda mau mengatakan, sebelum ini (pemecatan pegawai karena TWK). Ketua KPK sempat membuat list nama-nama pegawai yang perlu diwaspadai?," tanya Najwa.

Menanggapi pertanyaan Najwa, lantas Novel meminta kesediaan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang juga diundang dalam acara ini melalui virtual untuk menjawab.

"Saya kira pak Ghufron juga tahu, kalau pak Ghufron jujur dan berani berbicara, pasti pak Ghufron akan cerita itu," ucap Novel.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved