Viral Medsos

VIRAL Video 56 Detik Pasien Megap-megap Oksigen Tak Diganti di RS Pirngadi: Mak, Bangun Bangun

Beredar video viral berdurasi 56 detik di salah satu akun di Instagram yang menyebutkan bahwa telah terjadi pelayanan buruk di RS Pirngadi

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Capture Video/IST
Pasien seorang ibu megap-megap dan pingsan lantaran tak dapat tabung oksigen. (Capture Video/IST) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan/ Fredy Santoso

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Visual audio (video) pasien sebuah rumah sakit yang menunjukkan seorang ibu megap-megap hingga meninggal dunia.

Video berdurasi 56 detik yang diunggah di satu akun Instagram itu pun sontak viral.

TONTON VIDEONYA DI AKUN INSTAGRAM INI

Disebut-sebut insiden nan tragis itu terjadi di satu rumah sakit di Kota Medan, Rumah Sakit Pirngadi Medan.

Dalam video tersebut, orang yang diduga merupakan keluarga pasien berteriak bahwa ibunya meninggal dunia karena pihak rumah sakit tidak mengganti ogsigen. 

"Tidak ada oksigen,  Mak Mak bangun, tabung kosong ini," teriak keluarga pasien sambil menunjuk ke tabung oksigen yang berada di lantai.

Dalam video itu terlihat juga seorang perawat yang disebut tidak mengganti ogsigen pasien.

Perawat yang itu terlihat pingsan sedang keluarga pasien itu terus berteriak di ruang rawat pasien.

Tanggapan RS Pirngadi Medan

Sementara itu, pihak rumah sakit pelat merah itu merespons hal tersebut

Manajemen RS Pirngadi justru melaporkan hal tersebut kepada kepolisian karena diduga telah mencemarkan nama baik Rumah sakitnya.

"Sekitar pukul 11.00 wib telah kita laporkan ke Polrestabes Medan, saya dikuasakan Dirut RS Pirngadi mewakili manajemen untuk melaporkan kasus ini," ucap Humas rumah sakit Pringadi Medan, Edison pada Jumat (28/5/2021).

Edison membantah pernyataan keluarga pasien yang viral di media sosial itu, karena berita itu sebutnya tidak benar. 

"Tidak benar tabung kita kosong. Ogsigen kita ada . Kita buat LP ke Polrestabes Medan. Biarlah pihak kepolisian membuat pasalnya apakah pencemaran nama baik, atau hoaks," ucap Edison.

Edison menjelaskan, sebaiknya jika ada keluhan yang diterima masyarakat terkait pelayanan rumah sakit bisa mengadu ke informasi. Sehingga tidak menimbulkan keributan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved