KKB Papua

Gencar Tebar Teror 60 Kali Jelang PON, TNI-Polri Sudah Tembak Mati 22 Anggota KKB Papua

Berdasarkan keterangan Teddy, KKB ingin memanfaatkan pelaksanaan PON untuk mendapatkan perhatian dunia internasional dan ciptakan instabilitas.

Ilustrasi/handout/ist
KKB Papua dan TNI - Gencar Tebar Teror 60 Kali Jelang PON, TNI-Polri Sudah Tembak Mati 22 Anggota KKB Papua 

Untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Polri melibatkan sejumlah lembaga di Indonesia.

Berdasarkan rilis dari web resmi Polri, Kamis (27/5/2021), sejumlah lembaga tersebut antara lain Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Drs Paulus Waterpauw mengatakan, KKB di Papua dikategorikan sebagai kelompok teror lantaran mereka kerap menyerang warga sipil, merusak fasilitas umum, dan menyebabkan kekacauan.

Artinya, target mereka tidak hanya aparat keamanan.

"Berdasarkan fakta-fakta tindakan kekerasan yang mereka lakukan sudah sangat brutal yang menyasar masyarakat sipil, menyerang fasilitas warga dan publik itu

yang kita anggap sudah keluar dari tindakan konflik bersenjata yang selama ini mereka lakukan," terang Kabaintelkam.

Baca juga: Peramal Kondang Ini Buka Suara Terkait Isu Pernikahan Nissa Sabyan dan Ayus

Anggota KKB inisial LW ditangkap Satgas
Anggota KKB inisial LW ditangkap Satgas (TRIBUN MEDAN/HO)

Aksi kekerasan yang dilakukan KKB dikategorikan sebagai tindak kejahatan luar biasa atau extraordinary crime.

Karena itu, dibutuhkan upaya yang luar biasa pula untuk menumpas kelompok tersebut.

"Di situlah pelibatan BNPT, Densus 88, PPATK, yang memperkuat pemberantasan, karena selain aktor utama yang melakukan kekerasan, kan ada juga yang mendorong anggaran dana," terang mantan Kapolda Papua ini.

Baca juga: Pasukan Setan Dikirim ke Papua, Kapolda Papua: Saya Sangat Berharap Mereka (KKB) Menyerahkan Diri

Kabaintelkam menerangkan, KKB di Papua memiliki senjata modern.

Diduga ada yang memberi suplai atau bantuan kepada mereka sehingga transaksinya bisa ditelusuri, khususnya dari sisi pergerakan uangnya.

Namun dalam beberapa kasus, KKB juga merampas senjata milik aparat.

Sebelumnya, Satgas Operasi Nemangkawi menangkap LW, seorang anggota Terinus Enumbi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Minggu 23 Mei 2021.

LW ditangkap karena sebelumnya telah masuk Dalam Pencarian Orang (DPO) Kepolisian.

LW merupakan salah satu penyuplai senjata kelompok Terinus Enumbi, pelaku penembakan Almarhum Letda Blegur pada Agustus 2018 lalu.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved