Cici Tegal Jualan Ayam demi Bertahan Hidup, Namanya Redup Setelah Masuk Penjara
Artis yang namanya tenar pada tahun 2000-an, kini tenggelam. Ia tidak pernah lagi tampil dilayar televisi.
TRIBUN-MEDAN.COM - Anda masih ingat dengan sosok Cici Tegal ?
Artis yang namanya tenar pada tahun 2000-an, kini tenggelam. Ia tidak pernah lagi tampil dilayar televisi.
Sebelum kariernya di dunia hiburan Tanah Air surut, ia pernah tersandung kasus korupsi.
Baca juga: DULU Artis Bertubuh Seksi Ini Terkenal, Kini Jualan ke Nasi di Bali demi Bertahan Hidup
Baca juga: Rumah Andre Taulany Bak Istana, Fasilitas Mewah Selayaknya Hotel Bintang-5, Buat Nyaman
Baca juga: Potret Rumah Umi Pipik, Sungguh Mewah, Ada Taman yang Asri dan Kolam Renang
Adapun uang negara yang dikorupsinya cukup fantastis berkisar setengah miliar.
Kini Berjualan Ayam
Setelah menjalani hukuman kasus korupsi, Cici Tegal tidak lagi menerima tawaran jadi pemain sinetron.
Ia memilih untuk berjualan ayam untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pelawak bernama lengkap Sri Wahyuningsih ini disebut-sebut merasa malu berstatus bekas narapina.
Dulu, ia dikabarkan menerima Rp 500 juta dari Menteri Kesehatan RI 2004-2009, Siti Fadilah Supari.
Uang tersebut, kata Cici Tegal, diserahkan saat pengajian yang dilakukan Yayasan Orbit Lintas Profesi di rumah Din Syamsuddin.
Baca juga: MESKI Usianya Sudah 50 Tahun, Waras Rupawannya tak Sirna, Banyak Pria Bertekuk Lutut
Baca juga: Rumah Artis yang Disebut-sebut Istri Ketiga Uje, Jauh dari Mewah, Banyak Kandang Burung
Baca juga: Tidak Lagi Terkenal, Artis Bertubuh Bahenol Ini Jualan Nasi, Sulap Rumah Jadi Warung

Cici Tegal jalani sidang
Uang Korupsi untuk Konser Religi
Uang itu untuk bantuan pengadaan konser religi yang diadakan Yayasan Orbit Lintas Profesi yang akan digelar di Jakarta Convention Center.
Keterangan tersebut disampaikan Cici Tegal saat bersaksi untuk terdakwa Siti Fadilah Supari dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan tahun 2005.
"Pernah kami minta sponsor dari ibu. Alhamdulilah dapat Rp 500 juta," kata Cici Tegal di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (3/5/2017).
Cici Tegal mengakui uang tersebut diterima dalam bentuk cek yang diserahkan oleh sekretaris jenderal Kementerian Kesehatan saat itu, Sjafii Ahmad.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cici-tegal.jpg)