Hindari Aturan Lockdown di Darat, Pasangan Ini Nikah di Udara, Sewa Pesawat Undang Ratusan Orang

Bagaimana tidak, di tengah lonjakan kasus pandemi Covid-19 yang tinggi di India, pasangan ini nekat menggelar pesta pernikahan dengan mengundang 160 t

Editor: Liska Rahayu
Daily Mail
Pasangan ini menikah di pesawat untuk menghindari aturan lockdown di darat. 

TRIBUN-MEDAN.com – Banyak cara untuk mengakali aturan lockdown yang diterapkan pemerintah.

Apalagi untuk sesuatu yang penting dan bersifat sakral, maka banyak cara bisa ditempuh.

Seperti yang dilakukan oleh pasangan India ini.

Tetap ingin menikah di tengah aturan lockdown di negaranya, pasangan ini mengakalinya dengan cara yang tidak biasa.

Bagaimana tidak, di tengah lonjakan kasus pandemi Covid-19 yang tinggi di India, pasangan ini nekat menggelar pesta pernikahan dengan mengundang 160 tamu.

Caranya adalah kedua mempelai menggelar pernikahan itu di dalam sebuah pesawat terbang karena ada aturan lockdown di darat.

Baca juga: BI Rapat Inflasi dan Pangan, Pemprov: Bawang Putih Masih Import dari China

Baca juga: Polisi yang Bekingi Rentenir Gebuk Warga di Depan Anak Korban, Pelaku: Biar Ku Tahan Kalian

Baca juga: PROMO Makan Kenyang KFC, MCD, dan Burger King Mulai Rp 15 Ribuan per Orang, Ini Kodenya

Meski jumlah kasus Virus Corona di India terbesar kedua setelah Amerika Serikat dan semakin tak terkendali. 

Pasangan India ini mengadakan pernikahan di udara dengan 160 tamu di dalam pesawat untuk menghindari aturan lockdown.

Pasangan itu, Rakesh dan Dakshina, menikah di pesawat SpiceJet dengan teman dan keluarga pada hari Minggu.

Mereka telah memesan penerbangan carteran dari Madurai di negara bagian Tamil Nadu.

Negara bagian ini berada di bawah batasan lockdown di mana pernikahan dibatasi untuk 50 tamu.

Meski Kasus Virus Corona di India masih belum terkendali hingga hari ini.

Pasangan ini menikah di pesawat untuk menghindari aturan lockdown di darat.
Pasangan ini menikah di pesawat untuk menghindari aturan lockdown di darat. (Daily Mail)

Kedua pengantin India ini memilih tetap menyelenggarakan pesta pernikahan meski pemerintah melarang.

Untuk menyiasati aturan lockdown tersebut, mereka menggelar pesta pernikahan di udara.

Lebih dari 160 tamu naik Boeing 737 untuk menghadiri upacara tersebut dan rekaman video menunjukkan mereka semua berada di dalam jet sewaan saat jumlah kematian resmi India mencapai 300.000 hari ini.

Negara bagian Tamil Nadu, tempat penerbangan berangkat, saat ini berada dalam batasan lockdown di mana pernikahan dibatasi untuk 50 tamu.

Pejabat bandara juga tidak mengetahui proses yang terjadi tepat di atas Kuil Madurai Meenakshi Amman tempat pasangan itu berniat untuk menikah.

Baca juga: KLARIFIKASI PESEPAKBOLA Alfath Fathier, tak Segan Bongkar Aib Mantan Istri: Ratu Rizky Nabila Kasar

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Pensiun, Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito Penggantinya

Baca juga: KABAR Terbaru Pemeran Kanjeng Mami Awas Ada Sule yang Bikin Pangling

Pejabat otoritas bandara sama sekali tidak mengetahui tentang upacara pernikahan yang berlangsung di udara, kata seorang pejabat bandara.

Video dan foto-foto perayaan papan tulis diposting di media sosial.

Mereka tampak menunjukkan kepada orang-orang dengan bunga di leher mereka dan berfoto selfie.

Dalam pelanggaran aturan penerbangan sipil, hampir tidak ada dari mereka yang memakai masker dan aturan jarak sosial diabaikan secara terang-terangan.

Badan pengawas penerbangan India, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil, menyarankan agar maskapai tersebut mengajukan keluhan terhadap pengantin baru dan tamu mereka, kata laporan.

Semua bisa dilarang mengambil penerbangan penumpang.

"Agen dan penumpang tamu diberi pengarahan secara rinci, baik secara tertulis maupun lisan, tentang jarak sosial dan norma keselamatan yang harus diikuti sesuai pedoman Covid baik di bandara maupun di dalam pesawat selama perjalanan,'' kata juru bicara Spicejet.

"Meskipun ada permintaan dan pengingat berulang kali, para penumpang tidak mengikuti pedoman Covid dan maskapai mengambil tindakan yang sesuai sesuai aturan,'' tambah pejabat itu.

Seorang juru bicara SpiceJet mengatakan kepada Indian Express bahwa penerbangan dipesan dari Madurai ke Bangalore oleh agen perjalanan untuk perjalanan setelah pernikahan.

Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19.
Sistem kesehatan India benar-benar kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19. Tercatat dalam satu hari sebanyak 50 dokter meninggal dunia karena infeksi Covid-19. (eva.vn)

Tercatat, sebanyak 3.465 orang korban Covid-19 di India meninggal dalam 24 jam terakhir sehingga total kematian menjadi 307.216 orang.

Berdasarkan data Worldometers Selasa (25/5/2021) pagi ini, jumlah kasus Virus Corona di India 26.946.102 kasus atau bertambah 194.421 kasus dalam 24 jam terakhir.  

Kasus Covid-19 di India nomor dua setelah Amerika Serikat.

Ratusan hingga ribuan mayat yang terkubur dangkal di tepi Sungai Gangga terlihat setelah hujan mengguyur. Mayat-mayat tersebut diduga pasien Covid-19 yang tidak bisa dikremasi karena kelebihan muatan.
Ratusan hingga ribuan mayat yang terkubur dangkal di tepi Sungai Gangga terlihat setelah hujan mengguyur. Mayat-mayat tersebut diduga pasien Covid-19 yang tidak bisa dikremasi karena kelebihan muatan. (eva.vn)

Baca juga: MENGENAL PENYAKIT Jamur Hitam yang Menyerang 9 Ribuan Warga India Selain Covid

Baca juga: Angka Kematian di India Karena Covid-19 Sudah Mencapai 300 Ribu Orang

Baca juga: Tewas Disambar Petir, Seorang Pria Dikubur di Kotoran Sapi agar Hidup Lagi

Virus corona di Amerika Serikat tercatat sebanyak 33,912,246 kasus dan 604.288 orang di antaranya meninggal.

Meski pandemi Virus Corona belum terkendali, perilaku sebagian masyarakatnya masih saja susah diatur dan mencari celah untuk terlepas dari protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

 (*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Akali Aturan Lockdown, Pria di India Menikah di Pesawat, Ratusan Orang Jadi Saksi di Udara

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved