Tawuran di Belawan

Tawuran Kembali Pecah di Kampung Wakil Wali Kota Medan, Warga: Kirim Saja ke Jalur Gaza

Tawuran kembali terjadi di kawasan Medan Utara, yang tak lain merupakan kampung Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Tawuran antarwarga kembali terjadi di kawasan Bom Lama dan Lingkungan 23, Kelurahan Pekan Lama, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (19/4/2021) dinihari.(TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Sudah berkali-kali, tawuran kembali pecah di kawasan Medan Utara yang tak lain merupakan kampung Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman.

Selama Ramadan saja, tercatat lebih dari tiga kali masyarakat saling serang menggunakan batu, petasan, bahkan senjata tajam.

Teranyar, bentrokan antarwarga terjadi pada Selasa (18/5/2021) dinihari.

Anak-anak, remaja hingga orang tua bahkan saling lempar batu di Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.

Baca juga: Saat Tawuran Bawa Samurai Seram Kali, Begitu Diamankan Polisi Wajah Para Cecunguk Ini Langsung Loyo

Adapun yang terlibat tawuran merupakan warga Lorong Melati dan Lorong Papan. 

Saat bentrokan terjadi, warga saling serang menggunakan batu dan petasan.

Bahkan, warga saling lempar botol bekas, hingga pecahan kaca berserak di tengah jalan.

"Kami warga di sini sebenarnya sudah muak juga dengan tawuran ini. Cocoknya mereka yang tawuran ini dikirim saja ke Jalur Gaza sana. Pada anggar jago gak jelas," kata Andi, masyarakat sekitar.

Andi mengatakan, saat bentrokan terjadi warga lainnya hendak beristirahat.

Baca juga: Detik-detik Suara Tembakan Polisi Bubarkan Tawuran Antar Warga di Titi Kembar Belawan

Namun, belum lagi sempat tepejam, suara ledakan petasan dan botol pecah terdengar memekakkan telinga.

"Stres kita dibuat tawuran ini," kata Andi.

Selain mengganggu ketentraman, tawuran acapkali menimbulkan kerusakan.

Tak sedikit rumah warga yang rusak akibat terkena lemparan batu. 

Menurut informasi, tawuran terjadi karena saling ejek dan lempar petasan.

Hanya gegara masalah sepeleh, warga rela saling lempar dan mengganggu ketenangan masyarakat lain. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved