Diminta Ucapkan Sumpah Pernikahan, Pengantin Pria Ini Marah Hingga Lempar Toa ke Mempelai Wanita
Namun sebelum itu, sang mempelai pria masih harus melalui beberapa tantangan kecil yang ditetapkan oleh sang mempelai dan keluarga wanita.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Semua orang menginginkan agar pernikahan mereka lancar dan lengkap.
Namun terkadang ada hal-hal tidak berjalan sesuai harapan.
Baru-baru ini, sebuah pernikahan yang berlangsung di China bermasalah karena selembar kertas ucapan janji pernikahan.
Menurut media lokal 163, pernikahan ini berlangsung di provinsi Guangdong, China.
Dalam sebuah video yang direkam langsung oleh seorang kerabat dan diposting di media sosial, pengantin pria memasuki kamar pengantin wanita untuk bersiap menerima pengantin wanita.
Baca juga: Potret Rumah Mayangsari, Hampir Menyerupai Satu Komplek, Ukiran Jawa Klasik dan Mewah
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Aqua Farm Tes Antigen Covid-19 untuk Karyawan secara Berkala
Baca juga: TERBARU Katalog Promo Indogrosir Medan: Minyak Goreng, Beras dan Produk Bayi Turun Harga
Namun sebelum itu, sang mempelai pria masih harus melalui beberapa tantangan kecil yang ditetapkan oleh sang mempelai dan keluarga wanita.
Ini adalah salah satu tradisi pernikahan di Tiongkok.
Begitu pengantin pria masuk dan melihat pengantin wanita, salah satu pengiring pengantin dengan gaun merah muda mendekati mempelai pria dan menyerahkan selembar kertas padanya.
Di kertas itu tertulis dua sumpah dan si pengantin pria harus membacakannya dengan lantang.
Saat itu, mempelai wanita sedang duduk di atas tempat tidur, berpakaian indah dan memegang bunga pernikahan untuk menunggu pengantin pria.
Orang-orang di sekitar juga sangat menantikannya.
Melihat itu, mempelai pria dengan cepat menerimanya.
Baca juga: JAM Tayang Siaran Langsung Spain Master 2021, Live TVRI Mulai Sabtu, 8 Wakil Indonesia Unggulan
Baca juga: Minta Pemda Waspadai Kasus Covid-19 Naik Pasca-Lebaran, Presiden Jokowi: 1,5 Juta Orang Mudik
Baca juga: Bertemu BWS Sumatera II, Walkot Bobby Singgung Masalah Banjir di Medan
Dia mulai berlutut di depan pengantin wanita, memegang pengeras suara dan bersiap mengucapkan sumpah itu.
Tidak jelas bagaimana kedua sumpa itu ditulis di kertas tersebut.
Namun begitu dia melihat kertas itu untuk membacanya, sikap mempelai pria berubah.
Satu menit mempelai pria sangat bahagia, namun menit berikutnya wajahnya berubah menjadi serius dan menunjukkan sedikit ketidaknyamanan.
Pengantin pria mengangkat kepalanya dan berdiskusi dengan pengantin wanita.
“Aku ingin mendengar apa yang kau baca,” kata pengantin wanita menjawab.
“Aku ingin mendengar kau membaca keduanya,” katanya.
Si pengantin pria pun tiba-tiba berdiri dan berkata bahwa dia tidak bisa melakukannya.
Dia kemudian berpura-pura pergi.
Baca juga: Bintang Duta Buddhis 2021 MBI Medan Ikuti Dhamma Day Bersama Y.M. Bhiksu Nyanaprathama Mahasthavira
Baca juga: Hari Pertama Kerja, Kadis Kominfo Deli Serdang Ingin Bawa Semangat Baru
Baca juga: Doni Monardo Soroti Kenaikan Kasus Covid-19 di Pulau Sumatera, Nyaris Rata Zona Merah
Semua orang mengira pengantin pria sedang bercanda, jadi mereka tidak bereaksi dan hanya satu orang yang mendesaknya.
Seolah tidak bisa menerima syarat yang tertulis di kertas itu, mempelai pria tiba-tiba merobek kertas sumpah dan melemparkan pengeras suaranya.
Matanya terlihat marah dan frustrasi.
Tindakan ini membuat mempelai wanita dan orang-orang di sekitarnya menjadi terkejut, terutama pengantin wanita.
Saat suasana sudah penuh dengan kejanggalan, sang mempelai pria malah menoleh ke mempelai wanita dan bertanya, “Tidak ada pilihan lain. Kau akan menikah sekarang?”
Segera setelah itu, pengiring pengantin dan kerabat berkumpul untuk menjelaskan dan menghalangi pengantin pria.
Tidak jelas apakah setelah itu pernikahan tersebut berjalan mulus atau tidak.
Namun cerita ini telah menyebar ke seluruh media sosial Tiongkok dengan banyak komentar yang beragam.
Ada yang mengkritik pengantin wanita, ada pula yang mengkritik pengantin pria.
Ada juga yang beranggapan bahwa itu adalah lelucon yang keterlaluan dari orang-orang sekitar.
“Pernikahan adalah kesetaraan. Mengapa pengantin pria harus begitu rendah hati di pesta pernikahan? Pernikahan tanpa harga diri tidak akan bertahan lama.” Kata netizen.
Baca juga: Harga Daging Masih Tinggi di Pusat Pasar Medan, Harga Cabai Merosot
Baca juga: Pantas Saja Berani Melawan TNI-Polri, Ternyata KKB Papua Punya Sederet Senjata Canggih Ini
“Pengantin pria masih sangat senang dan tenang sampai dia membaca kertas itu. Jadi pasti ada beberapa hal yang memalukan yang tertulis di dalamnya. Saya tidak tahu apakah ini niat dari pengantin wanita atau keluarga, tapi itu tidak benar.”
“Itu hanya beberapa sumpah. Apakah mempelai pria perlu berlebihan? Jika kau tidak bisa membuat istrimu bahagia, jangan menikah.” Ucap netizen lain.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengantin-pria-marah-diberi-lelucon4.jpg)