Gara-gara Ayam Masuk Ladang, Parningotan Simamora Tewas Dikeroyok Dua Pria Semarganya
Nasib tragis dialami seorang petani bernama Parningotan Simamora asal Desa Aek Lung Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nasib tragis dialami seorang petani bernama Parningotan Simamora asal Desa Aek Lung Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.
Parningotan dibantai dua orang yang masih semarganya sendiri, yakni Army Simamora dan Santo Simamora.
Insiden ini terjadi di Dusun I Desa Aek Lung Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbahas, Sabtu (15/5/2021).
Kasubag Humas Polres Humbahas, Bripka Lalo Bako, mengatakan, keduanya diamankan dalam waktu tidak lewat 1x 24 jam.
Keduanya merupakan pelaku penganiayaan secara bersama-sama mengikatkan korban meninggal dunia.
Kejadian pertama sekali diketahui, saat kakak korban, Delima Simamora mendengar suara bising dari arah belakang rumahnya pukul 09.00 WIB.
Saat mengecek suara bising tersebut, ia melihat adiknya Parningotan Simamora sedang dikeroyok oleh Santo Simamora dan Army Simamora.
Melihat kejadian tersebut, Delima Simamora bersama beberapa saudaranya yang ada di tempat kejadian berusaha melerai.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Doloksanggul.
Namun, nyawa korban tak tertolong lagi.
Delima Simamora akhirnya melapor ke Polres Humbang Hasundutan.
"Barang bukti yang diamankan nihil," ujar Lalo Bako.
Motif tersangka melakukan penganiayaan dikarenakan masalah ayam.
Ayam korban masuk ke perladangan tersangka.
Tersangka kemudian mengingatkan korban. Namun, korban tidak terima sehingga terjadi pertengkaran mulut berujung penganiayaan.
Kedua tersangka ditahan di RTP Polres Humbahas. Korban mengalami luka di bagian pipi.
"Untuk sementara belum jelas. Apakah dianiaya akibat pukulan atau tidak. Kiki sedang diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," ujar Lalo Bako.
(Jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaku-pengeroyokan-gara-gara-ayam-di-humbahas.jpg)