Polemik Pencairan THR

Sudah Mau Lebaran, 600 Pegawai PD Pasar tak Juga Terima THR

Ratusan pegawai PD Pasar Medan sampai saat ini tak juga menerima THR dari tempat mereka bekerja

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS
Puluhan karyawan PD Pasar menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Medan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2020 yang belum diterima hingga saat ini, Selasa (20/4/2021).(TRIBUN MEDAN/GOKLAS) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Tiga hari menjelang lebaran, 600 an pegawai yang beragama muslim di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan belum juga menerima Tunjangan Hari Raya (THR).

Tak hanya itu, berdasarkan hasil rapat dengan direksi, THR ratusan pegawai ini pun terpaksa dibayarkan 50 persen terlebih dahulu.

"Kemarin kami dipanggil lah, berkumpul semua dengan Plt Dirut, di situ diumumkan bahwa THR tahun ini hanya bisa dibayarkan 50 persen dulu,"

"Sementara 50 persen lagi habis lebaran, tapi tidak jelas kapan," kata karyawan bidang administrasi PD Pasar Kota Medan, Husni kepada www.tribun-medan.com, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Pegawai Minta Copot Plt Dirut PD Pasar dan Audit Keuangan, Sebut Usir Penyamun di Lagunya

Husni mengatakan, meskipun telah disepakati untuk dibayar 50 persen terlebih dahulu, THR tersebut belum cair hingga hari ini.

"Kemarin katanya H-7 lebaran sudah dicairkan, tapi hingga sekarang belum cair-cair, kami pun enggak tahu kenapa," tuturnya.

Menurut Husni, beberapa tahun belakangan ini, PD Pasar memang kerap menunda THR pegawai.

Tahun lalu, kata dia, THR untuk pegawai yang muslim baru bisa dibayarkan pada bulan Desember 2020.

Sementara THR bagi yang beragama Nasrani baru bisa dibayarkan pada April 2021.

Baca juga: Karyawan PD Pasar Kota Medan Unjuk Rasa, Aulia Rachman: Kalian Naik ke Atas!

"THR kami tahun lalu ditunda sampai akhir tahun, ditunda sekitar 8 bulan. Sementara tahun ini dibayarkan 50 persen, tapi setengah lagi tidak dijanjikan kapan," katanya.

Karena keterlambatan pembayaran THR ini, Husni mengaku mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ia pun terpaksa menunda untuk berbelanja segala kebutuhan lebaran karena belum ada dana yang bisa digunakan.

"Ya terpaksa ditunda dulu, karena kalau utang nanti susah bayarnya. Apalagi di masa sulit seperti ini kan, keperluan banyak, ini itu, tapi mau gimana," katanya.

Baca juga: Miris Ratusan Pegawai Nasrani Belum Terima THR Sejak 2020, Ini Penjelasan PD Pasar Kota Medan

Husni berharap pihak PD Pasar dapat lebih memperhatikan hak para karyawannya.

Terlebih di masa sulit pandemi Covid-19.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved