Tsunami Covid di India

Nasib Tanah Hindustan, Ratusan Dokter India Positif Covid, Kini Orang Kayanya Kabur ke Luar Negeri

Mereka lantas mendesak untuk mengikuti saran para ahli dengan mengumumkan lockdown nasional setelah meningkatnya kasus infeksi virus corona baru.

Freepix
Krisis Covid-19 di India - Nasib Tanah Hindustan, Ratusan Dokter India Positif Covid, Kini Orang Kayanya Kabur ke Luar Negeri 

“Apa yang dapat kami lakukan jika tidak ada tempat,” jawab seorang perawat.

Itulah kondisi terkini krisis pandemi virus corona di India.

Baca juga: India Terpuruk Dihantam Corona, China Umumkan Kemenangan, Ekonomi Tumbuh 18,3 Persen, Warga Liburan

Orang Kaya dan Kelas Menengah Kabur dari India

Orang kaya dan kelas menengah India terus berlarian ke luar negeri untuk menyelamatkan dari tsunami virus Corona.

Tetapi, saat bersamaan, varian baru virus Corona India terancam meluas ke berbagai dunia, seperti virus Corona yang muncul pertama di Wuhan, China.

India mencatat 400.000 lebih kasus baru virus Corona dalam periode 24 jam pada Sabtu (8/5/2021).

Upaya mengatasi krisis yang memburuk telah gagal dan semua orang dari kelas menengah India hingga pekerja migran ingin keluar secepat mungkin.

Jet pribadi, yang sering digunakan terutama oleh glitterati Bollywood dan pengusaha bisnis telah pergi beberapa minggu lalu,.

Saat ini, kembali dipesan oleh kelas menengah yang menghabiskan tabungan hidup mereka untuk menyelamatkan hidup.

CEO JetSetGo Kanika Tekriwal mengatakan kepada CNBC Street Signs Asia, Sabtu (8/5/2021), perusahaannya telah mengalami peningkatan pemesanan 900 persen.

Tetapi, katanya, itu bukan pelanggannya yang biasa.

Baca juga: SOSOK Pahlawan di Tengah Tsunami Covid-19 India, Tunda Pernikahan Putrinya demi Tangani Jasad Covid

Dalam file foto tanggal 29 April 2021 ini, kerabat menghindari sengatan panas dari beberapa tumpukan kayu pemakaman korban Covid-19 di sebuah krematorium di pinggiran New Delhi, India.
Dalam file foto tanggal 29 April 2021 ini, kerabat menghindari sengatan panas dari beberapa tumpukan kayu pemakaman korban Covid-19 di sebuah krematorium di pinggiran New Delhi, India. (AP PHOTO/AMIT SHARMA)

"Mengatakan hanya orang kaya India yang meninggalkan India dengan jet pribadi adalah salah," kata Tekriwal dari tempat berlindungnya sendiri di Maladewa.

“Dalam 10 hari terakhir, siapa saja yang dapat mengumpulkan uang untuk jet pribadi, atau mengumpulkan uang hanya keluar dari negara," tambahnya.

Tujuan paling populer adalah Maladewa, yang harganya sekitar 20.000 dolar As untuk jet delapan kursi dengan pilot.

Jet pribadi Dubai, dengan enam kursi, ke Uni Emirat Arab.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved