Bebas Begal, Apalagi Copet, Pantas Negara Ini Paling Bahagia, Pengangguran Digaji 13 Juta Per Bulan

Dilaporkan negara Eropa Utara itu hampir tidak ada copet, begal, atau rampok, sehingga keamanannya terjamin.

istimewa
Bebas Begal, Apalagi Copet, Pantas Negara Ini Paling Bahagia, Pengangguran Digaji 13 Juta Perbulan 

TRIBUN-MEDAN.com - Baru-baru ini, Finlandia dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia.

Dilaporkan negara Eropa Utara itu hampir tidak ada copet, begal, atau rampok, sehingga keamanannya terjamin.

Beberapa warga negara Indonesia (WNI) menceritakan bagaimana kehidupan mereka di Finlandia.

"Kami merasa nyaman dan aman di sini," kata Evita Wishnuwardani Haapavaara (55) kepada Kompas.com, Jumat (26/3/2021).

"Tidak takut ada copet, begal, atau rampok. Bahkan bahaya di jalan pun hampir tidak ada."

Baca juga: Lengkap Tata Cara Itikaf Sambut Lailatul Qadar, Malam Tanda Segera Berpisah dengan Ramadan 2021

"Kami merasa aman jalan-jalan gelap malam dekat hutan."

"Bahaya kejahatan narkoba juga sangat minim, atau dikatakan hampir tidak ada," lanjutnya.

Selain itu, faktor lain yang membuat Evita kerasan sampai 26 tahun lamanya di Finlandia adalah transportasi umum yang sangat bagus, bahkan sampai tidak ada kurir online.

"Belum ada jasa seperti itu (kurir online) di sini."

"Karena mungkin bagusnya sistem public transportation, jadi ke mana-mana mudah, tidak perlu bermacet-macet."

Baca juga: Tersisa 5 Hari Lagi, Ini Risiko Jika Tidak Setujui Kebijakan Baru WhatsApp, Simak di Sini!

Evita yang asal Jakarta dan kini bersuami pria Finlandia melanjutkan, infrastruktur umum di negara itu sangat menunjang kenyamanan dan keamanan.

"Contohnya Helsinki Smart City, fasilitas-fasilitas pendidikan lain."

"Seperti perpustakaan gratis, kursus-kursus pelatihan yang gratis, kursus bahasa gratis, dll," ungkap wanita yang sekarang berdomisili di Espoo ini.

Namun, bagusnya fasilitas transportasi umum bukan berarti masyarakat boleh sewenang-wenang memanfaatkannya.

Ajimufti Azhari (30) WNI yang sudah menetap di Finlandia selama 8 tahun menerangkan, sopir bus tidak segan meninggalkan penumpangnya yang telat datang.

"Sopir bus di sini pun lihat kita lari menuju bus stop, kalau jauh ya bakal ditinggal, he-he," ujar pria asal Bogor ini kepada Kompas.com via pesan teks, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Puasnya Hati Istri Suaminya Dibunuh Demi Selingkuhan, Pelaku: Dia Bajak Sawah, Saya Mbajak Istrinya

Aji tinggal di Finlandia sejak kuliah, dan sekarang ia bekerja sebagai Innovation Manager di salah satu perusahaan energi terbarukan di sana.

Buah pajak rakyat

Finlandia membangun fasilitas publik jempolan dari uang pajak yang dibayar rutin rakyatnya.

Meski pajak di Finlandia terkenal sebagai salah satu yang tertinggi di Eropa, hal itu sepadan dengan fasilitas umum yang diperoleh warganya.

"Untuk meraih kemakmuran itu semua, kita masyarakat harus mau berusaha bekerja dan bersedia membayar pajak yang dibanding negara-negara lain ya cukup tinggi juga," ucap Evita.

"Namun, kami dengan senang membayar pajak, karena kita juga yang menikmatinya sampai hari tua."

Baca juga: Tak Gentar Pasukan Setan TNI, KKB Melawan Mengaku Punya Pasukan Surgawi: Silakan Datang ke Papua!

Manfaat dari uang pajak pun turut dirasakan penganggur di Finlandia.

Desiree Luhulima (64) WNI yang sudah 23 tahun tinggal di Finlandia menyampaikan, pengangguran mendapat tunjangan yang diambil dari uang pajak.

Besarnya tunjangan penganggur berkisar antara 650-800 euro (Rp 11 juta-Rp 13,65 juta) per bulan.

Namun, penganggur harus aktif belajar atau mencari pekerjaan dari uang itu, tidak boleh hanya berleha-leha.

"Kamu harus aktif mencari sekolah yang kamu mau atau melamar pekerjaan."

"Subsidi silanglah istilahnya," tutur Desiree yang bekerja sebagai guru bahasa Indonesia untuk anak-anak.

Baca juga: Ngaku Numpang Sholat, Aksi Suami Digerebek Istri di Kamar Kos, Pelakor Langsung Lap Cairan di Lantai

Baca juga: Siapa Izak Pangemanan? Bukan Omong Kosong Anggota Terbaik Kopassus Berani Terobos Sarang OPM

Baca juga: Bukan Orang Papua, tapi Provokator, Pendiri OPM ke Veronica Koman, Cari Keuntungan Konflik Papua

Baca juga: Ayu Ting Ting Kesal Lihat Raffi Ahmad Posting Foto Keluarganya, Ibu Bilqis Balas Sindir Pakai Ini

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini sudah tayang di Bangka Pos dengan judul: Penganguran Saja Dapat Tunjangan Rp 13 Juta Perbulan, Wajar Warga Finlandia Paling Bahagia di Dunia

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved