Dampak Larangan Mudik
Pedagang Lemang tak Pernah Buka Dasar Sejak Larangan Mudik Diberlakukan
Dampak larangan mudik kini dirasakan oleh sejumlah pedagang lemang yang ada di Kota Tebingtinggi
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pedagang lemang di pinggir Jalinsum Kota Tebing Tinggi menunggu pembeli, Minggu (9/5/2021).(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR)
Para pedagang juga kerap menawarkan selai untuk tambahan menikmati lemang yang dijual dengan harga Rp 10 ribu perkemasan.
Baca juga: Jeritan Pilu Pedagang Lemang Gara-gara Covid-19, Tak Lagi Jadi Menu Berbuka Favorit Saat Ramadan
Walaupun pedagang lemang di Kota Tebingtinggi ini adalah puluhan orang, namun untuk tauke hanya ada beberapa orang saja.
Nama tauke bisa dilihat dari spanduk yang dipasang oleh pedagang di lapak meja kayu mereka.
Terlihat ada lemang Bundo, lemang Ajo, lemang Family dan lemang Inong.(dra/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pedagang-lemang-tebingtinggi.jpg)