Kawanan Gajah Liar Hancurkan 300 Pohon Pisang Milik Petani, Kecuali Satu Pohon yang Bersarang Burung
Kelompok tersebut kemudian memasuki sebuah pertanian milik seorang pria dan merusak lebih dari 300 pohon.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Gajah adalah hewan yang paling berempati dari semua spesies di dunia.
Menurut World Animal Protection, para ilmuwan telah menemukan bahwa hewan-hewan ini entah menjadi induk atau tidak akan melindungi bayi gajah dari situasi berbahaya seperti mengusir predator atau menghentikan persaingan agresif.
Ini terbukti ketika sekelompok gajah liar di Tamil Nadu telah menghancurkan perkebunan pisang setempat.
Namun meninggalkan pohon tanpa kerusakan yang diyakini sebagai sarang burung di atasnya.
Baca juga: Gadis Cantik Ini Ditinggal Pacar karena Terlalu Kurus saat Melawan Kanker, Kini Bangkit Jadi Model
Baca juga: RESPONS Humas RS Pirngadi Medan Menyasar Insentif, Gaji dan Iuran BPJS Nakes Honorer Belum Dibayar
Baca juga: Potret Puput Nastiti Devi Jalan Pagi Bareng Keluarga, Warganet Malah Salfok dengan Lengan Istri Ahok
Menurut India Times, kejadian itu terjadi di Sathyamangala di mana lima gajah liar yang diyakini berasal dari hutan Vilamundi memasuki kota tersebut.
Kelompok tersebut kemudian memasuki sebuah pertanian milik seorang pria dan merusak lebih dari 300 pohon.
Rekaman insiden itu dibagikan di Twitter oleh petugas Dinas Kehutanan India (IFS) Susanta Nanda pada hari Jumat.
Baca juga: TERKAIT Penanganan KKB di Papua, Kapolda Papua Ungkap Pertemuannya dengan Kapolri dan Panglima TNI
Berdasarkan klip tersebut, warga desa menginspeksi kerusakan yang terjadi di mana ternyata sarang burung walet tidak tersentuh di salah satu pohon pisang.
“Inilah mengapa gajah disebut raksasa yang lembut. Hancurkan semua pohon pisang, kecuali yang bersarang. Ciptaan Tuhan luar biasa," katanya.
Rekaman itu menarik perhatian orang-orang yang terkesan dengan gajah.
Video tersebut telah mengumpulkan banyak perhatian online dengan orang-orang yang memuji gajah karena sifatnya yang sensitif.
“Kadang-kadang saya melihat gajah sebaik yang digambarkan di film!” kata netizen.
Yang lainnya berkomentar, “Jelas lebih masuk akal daripada manusia.”
Baca juga: EPHORUS HKBP Robinson Sebut SAE Nababan Tokoh Oikumene Berpengaruh di Dunia: Teolog Keadilan
Baca juga: Petugas Rutan dan Lapas Selundupkan Narkoba, Kanwil Kemenkumham Janji Sanksi Tegas
Baca juga: Intip Tas Amanda Manopo yang Mirip Buntelan Anyaman, Wow! Harganya Disebut Netizen Bisa Beli 3 Motor
“Benar-benar mencengangkan! Gajah tidak akan tahu tentang pepohonan bersarang tanpa belas kasih bawaan yang besar!”
“Kita harus belajar lebih banyak dari hewan daripada hewan yang harus belajar dari kita.”
Meski berukuran besar, gajah memang makhluk yang lembut.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gajah-ngamuk-hancurkan-300-pohon.jpg)