Meskipun Mengaku Salah, Paulo Sitanggang Tetap Memilih Bersama Borneo FC, Minta Maaf ke Suporter
Saya Paulo Sitanggang memohon maaf kepada jajaran manajemen tim PSMS Medan, suporter dan seluruh pecinta PSMS Medan.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus Paulo Oktavianus Sitanggang yang bersitegang dengan manajemen PSMS Medan sudah mereda. Paulo Sitanggang resmi mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh pengurus dan suporter PSMS.
Pemain Timnas U-19 dan U-21 ini menyampaikan permintaan maaf lewat audieo yang sudah ditulis dalam surat resmi dan ditayangkan PSMS di akun instagramnya.
"Saya Paulo Oktavianus Sitanggang memohon maaf kepada jajaran manajemen tim PSMS Medan, suporter dan seluruh pecinta PSMS atas kekeliruan yang terjadi terkait kepindahan saya ke Borneo FC," isi penggalan pernyataan maaf dalam surat yang ditandatangani Paulo, Senin (3/5/2021).
Pemain dengan posisi sebagai gelandang serang ini mengakui kesalahannya yang pindah dengan semena-mena ke Borneo FC. Ia pun mengaku telah membuat kesalahan yang melanggar kontrak kerja sama dengan manajemen Ayam Kinantan.
Baca juga: Tanggapan CEO PSMS Medan Terkait Ucapan Rizky Billar yang Ingin Beli Saham Ayam Kinantan
Baca juga: PSMS Medan Libur Menyambut Lebaran, Aktif Kembali 17 Mei
Pemain berusia 25 tahun ini menilai kasusnya sudah terselesaikan dengan cara kekeluargaan. Kendati demikian, ia tetap memilih untuk bersama Borneo FC. Paulo pun secara gamblang bakal membayar seluruh utang di PSMS Medan.
“Saya tetap akan melanjutkan karir saya di Borneo FC. Saya juga memohon maaf kepada suporter PSMS Medan. Semoga PSMS Medan tetap bisa berprestasi di kompetisi Liga 2 dan masuk Liga 1,”tambahnya.
Menurut informasi yang beredar, Paulo juga mengembalikan sejumlah uang dengan nominal sesuai kontrak kerja sama yang ditandatangani untuk kompetisi musim ini.
Menanggapi hal ini, Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja mengakui sudah menerima dan membaca surat dari Paulo Sitanggang. Katanya, pihak manajemen sudah menerima permintaan maaf itu. Julius tidak akan menaruh dendam kepada Paulo Sitanggang.
"Ya. Artinya kita dari manajemen sudah menerima permohonan maafnya. Dan mengenai pengembalian dana juga sudah ditransfer ke rek PT Kinantan Medan Indonesia. Dalam situasi Ramadan, mari kita saling memberikan permohonan maaf. Kita terima semua hikmahnya ini dalam bulan yang suci. Semoga hubungan baik Borneo FC dan PSMS tetap terjalin dengan baik,"kata Julius seraya tidak ingin lagi melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
Seperti diketahui sebelumnya, manajemen PSMS Medan sempat memperingati Paulo untuk menunjukan iktikad baik. Pasalnya, Paulo Sitanggang secara diam-diam pindah ke klub Borneo FC. Padahal, secara administrasi masih terikat dengan PSMS Medan.
Manajemen juga menyampaikan kasus ini bisa dilaporkan ke ranah hukum. Manajemen mengaku kecewa dengan sikap Paulo yang tidak profesional.(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/paulo-sitanggang-berseragam-borneo-fc.jpg)