Viral Medsos
Suryani Sangar saat Lakukan Tindak Kekerasan pada Bocah, Nangis saat Dicicuk Polisi selepas Viral
Saat dibekuk, pelaku tampak menangis dan memohon-mohon agar tidak dibawa ke kantor polisi. Ia juga berontak dan meronta saat ditangkap petugas.
Sari Berita
- Seorang nenek diamankan polisi selepas melakukan tindak kekerasan pada bocah perempuan berumur 8 tahun.
- Tindak tak pantas ini terjadi di awasan ruko Jalan Jenderal Sudirman Simpang Charitas Palembang, Rabu (28/4/2021).
- Detik-detik kekerasan direkam secara amatir oleh warga dari dalam mobil. Diunggah di media sosial dan viral.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang nenek bernama Suryani (46) diamankan setelah viral melakukan kekerasan terhadap cucunya yang berinisial TK (8).
Peristiwa tak patut itu terjadi di kawasan ruko Jalan Jenderal Sudirman Simpang Charitas Palembang, Rabu (28/4/2021).
Pelaku merupakan warga Jalan Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.
"Sejauh ini pengakuannya pelaku ini adalah nenek korban. Tapi pengakuan ini akan kita dalami lagi," kata Pipin, dikutip dari TribunSumsel.com.
Saat dibekuk, pelaku tampak menangis dan memohon-mohon agar tidak dibawa ke kantor polisi.
Ia juga berontak dan meronta saat ditangkap petugas.
Namun petugas tetap melakukan kewajibannya.
"Tolong, jangan (saya) dibawa (ke kantor polisi)," ucap Suryani saat digiring.
Hal tersebut tampak sangat berbeda dengan ketika pelaku yang dengan garang menganiaya cucunya.
Korban yang ada bersama pelaku saat penangkapan turut diamankan.
Menurut Pipin, atasannya mendapat laporan dari warga karena rekaman kejadian penganiayaan tersebut viral di media sosial.
"Maka setelah mendapat perintah atasan, kami bergerak cepat menangkap terduga kekerasan dan KDRT pada anak ini," kata Pipin.
Selain itu, diduga terjadi eksploitasi terhadap korban.
"Tapi semua itu masih akan kita dalami. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus ini," ucapnya.
Viral di Medsos
Kejadian tersebut sempat menjadi viral melalui rekaman amatir warga yang ada di dekat lokasi.
Seperti yang tampak dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Sumsel, rekaman itu diambil dari dalam mobil yang terparkir di dekat lokasi kejadian.
Awalnya pelaku yang berbaju pink memanggil cucunya.
Korban yang juga memakai kaus pink tampak memberikan sesuatu kepada Suryani.
Diduga benda yang diberikan tersebut adalah uang setoran, seperti yang dikatakan pemegang kamera.
Tiba-tiba Suryani mengayunkan tas yang dibawanya ke arah bocah itu.
Ia berteriak dan memaki-maki korban.
Wanita yang merekam kejadian dari dalam mobil langsung merasa geram dan mengancam akan melapor ke polisi.
Video berikutnya menunjukkan detik-detik penangkapan Suryani.
Terlihat wanita itu berontak saat diamankan petugas.
Sementara itu korban menangis histeris.
"Jangan, jangan," ucap Suryani.
Namun petugas menggiring paksa pelaku menuju mobil.
Lihat videoya mulai dari awal:
Sebagian artikel ini diolah dari TribunSumsel.com dengan judul Wanita Aniaya Bocah Diduga Pengamen Viral Di Medsos Ditangkap Polisi, Mengaku Nenek Korban dan Sripoku.com dengan judul Identitas Wanita Baju Pink yang Terekam Video Aniaya Bocah di Lampu Merah Charitas, Videonya Viral
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/detik-detik-penangkapan-suryani_tindakan-kekerasan_kdrt.jpg)