News Video

Bobby Nasution 'Perang' di Medsos dengan Romo Syafii terkait Pencopotan Kadis Kesehatan

Pencopotan Edwin Effendi menjadi sorotan Anggota Komisi III DPR RI Romo Muhammad Syafii, beliau pun perang di medsos dengan Bobby Nasution

TRIBUN-MEDAN.com - Kadis Kesehatan Edwin Effendi menjadi pejabat pertama yang dicopot Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Pencopotan Edwin menjadi perhatian oleh Anggota Komisi III DPR RI Romo Muhammad Syafii.

Bobby dan Romo pun terlibat 'perang' di media sosial.

Politisi Partai Gerindra itu menyentil Bobby dengan menyinggung menantu presiden sudah ketularan berbohong.

"Ternyata Bobby sudah “KETULARAN” KEBIASAAN BERBOHONG diawal masa jabatannya terkait dengan pencopotan Kadis Kesehatan Medan," tulis Romo di instagramnya.

Menanggapi hal itu, instagram Bobby Nasution (dengan cntang biru) juga berkomentar.

Ia sampaikan bahwa Kadis Kesehatan Kota Medan yang diberhentikannya ialah besan dari Anggota DPR RI tersebut. 

"Saya tau pak KADIS KESEHATAN yg saya BERHENTIKAN merupakan BESAN dari bapak ROMO, tapi ini sudah ada dasarnya dari INSPEKTORAT KOTA MEDAN. dan ini merupakan upaya saya untuk menekan penyebaran covid-19 dikota Medan melalui prangkat saya yang mau dan bisa bekerja sama. Terima kasih bapak Romo yang terhormat," balas Bobby.

Baca juga: Bobby Nasution Tak Gentar Hadapi Romo Syafii, Balas Serangan dengan Kalimat Monohok

Sebelumnya diberitakan, Bobby Nasution mencopot Kepala Dinas Kesehatan Edwin Effendi.

Hal tersebut dilakukan karena penanganan Covid-19 di Kota Medan yang masih belum maksimal.

"Saya sudah ingatkan berkali-kali soal Covid-19 ini dan telah jadi program utama kita untuk segera diselesaikan. Sejak awal-awal saya dilantik masalah kesehatan juga sudah jadi persoalan yang menumpuk," ujar Bobby saat melakukan sidak ke Kantor Lurah Sidorame Timur, Jumat (23/4/2021).

Menurut Bobby, pencopotan Kadis Kesehatan Kota Medan merupakan upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Medan.

"Ini sebenarnya untuk percepatan agar masalah Covid-19 bisa segera tertangani. Penanganannya bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Bobby mengatakan bahwa pencatatan data dan penanganan Covid-19 di Kota Medan masih belum maksimal meskipun ia sudah meminta Dinkes untuk melakukan pendataan dengan tepat.

"Kita sudah instruksikan untuk pendataan dan penanganan yang cepat dan tepat. Tapi hasilnya masih kurang memuaskan," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi usai menghadiri pertemuan dengan Ombudsman Sumut, Jumat (19/2/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi usai menghadiri pertemuan dengan Ombudsman Sumut, Jumat (19/2/2021). (Tribun-Medan.com/Rechtin Hani)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved