Pelantikan Kepala Daerah

Gubernur Edy Singgung Soal Kepala Daerah Terjerat Hukum, "Jangan Memperkaya Diri"

Gubernur Sumut edy Rahmayadi mewanti-wanti kepala daerah agar jangan sampai bersinggungan dengan masalah hukum setelah menjabat

Editor: Array A Argus
IST
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat melantik kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 di kantor Gubernur, Senin (26/4/2021). 

Lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua-Sowa'a Laoli, Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Hilarius Duha-Firman Giawa, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Era-era Hia, Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu-Usman Zega.

Bupati dan Wakil Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang.

Gubernur Edy pun turut melantik Plt Wali Kota Binjai, Amir Hamzah sebagai Wali Kota Binjai Defenitif. 

Baca juga: Suasana Apel Pagi Pemko Tanjungbalai Setelah Wali Kota Ditangkap KPK, Berikut Kondisinya

Hal ini terjadi lantaran Wali Kota Binjai Terpilih, Juliadi pada Selasa (9/4/2021) malam lalu, meninggal dunia akibat covid-19. Sehingga Amir Hamzah pada pelantikan kepala daerah gelombang pertama lalu, hanya menjalani pelantikan seorang diri tanpa pasangannya di Pilkada Binjai 2020.

Dan sejak 5 Maret 2021 lalu telah ditunjuk menjadi Plt Wali Kota Binjai.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved