Pelantikan Kepala Daerah
Gubernur Edy Singgung Soal Kepala Daerah Terjerat Hukum, "Jangan Memperkaya Diri"
Gubernur Sumut edy Rahmayadi mewanti-wanti kepala daerah agar jangan sampai bersinggungan dengan masalah hukum setelah menjabat
Lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua-Sowa'a Laoli, Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Hilarius Duha-Firman Giawa, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Era-era Hia, Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu-Usman Zega.
Bupati dan Wakil Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang.
Gubernur Edy pun turut melantik Plt Wali Kota Binjai, Amir Hamzah sebagai Wali Kota Binjai Defenitif.
Baca juga: Suasana Apel Pagi Pemko Tanjungbalai Setelah Wali Kota Ditangkap KPK, Berikut Kondisinya
Hal ini terjadi lantaran Wali Kota Binjai Terpilih, Juliadi pada Selasa (9/4/2021) malam lalu, meninggal dunia akibat covid-19. Sehingga Amir Hamzah pada pelantikan kepala daerah gelombang pertama lalu, hanya menjalani pelantikan seorang diri tanpa pasangannya di Pilkada Binjai 2020.
Dan sejak 5 Maret 2021 lalu telah ditunjuk menjadi Plt Wali Kota Binjai.(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-melantik-bupati.jpg)