Suami Bunuh Istri lantaran Dihina Tidak Bekerja, Korban sedang Hamil Lima Bulan dan Janinnya Lahir
JPK, begitu inisial dari pria yang tega menghabisi nyawa perempuan yang telah dinikahinya. Getirnya, PIC yang berumur 26 tahun tengah mengandung.
Sari Berita
- Suami membunuh istrinya lantaran tak terima dihina istrinya dengan pernyataan, tidak bekerja.
- Rekan korban sempat mendengar pasutri tersebut ribut
- Korban sedang hamil lima bulan dan mayatnya dibuang di dekat masjid.
TRIBUN-MEDAN.com - Suami yang sepatutnya mengasihi istrinya malah berbuat kebalikannya.
JPK, begitu inisial dari pria yang tega menghabisi nyawa perempuan yang telah dinikahinya.
Getirnya, PIC yang berumur 26 tahun tengah mengandung.
PIC hamil lima bulan.
JPK membunuh PIC, istrinya lantaran tak terima disebut tidak bekerja sebagaimana disadur dari Tribun Bogor, Minggu (25/04/2020).
Tragedi ini terjadi di kamar kos di Jalan Gayungan VII, Surabaya.
Selepas itu, JPK membiarkan mayat istrinya di dalam kamar kos itu.
Dalam kondisi sedemikian, tak disangka, janin PIC lahir.
Selanjutnya, JPK membuang mayat istrinya yang sudah mulai membusuk.
JPK membuangnya di dekat Masjid Nasional Al Akbar.
JPK ternyata dibantu oleh tetangganya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan janin yang dilahirkan korban berjenis kelamin laki-laki.
Saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
AKBP Oki Ahadian juga mengatakan bahwa Jenazah bayi tersebut lalu ikut dibuang bersama jasad ibunya di tanah lapang daerah Kelurahan Jambangan, Surabaya.
Melansir Kompas.com, Oki mengatakan, kasus pembunuhan itu terjadi pada Senin (19/4/2021) di tempat kosnya yang berlokasi di Jalan Gayungan VII.
Kepada polisi, pelaku membunuh korban dengan cara dibekap dengan bantal setelah terlibat cekcok.
Setelah dua hari mulai mencium bau menyengat, akhirnya pada Rabu (21/4/2021) tersangka membawa jasad korban menggunakan gerobak sampah dan membuangnya ke area lahan parkir yang sepi.
Rekan korban, KDA menceritakan ia merupakan sosok yang ceria.
Sebelum ditemukan tewas, kata KDA, tetangga kos sempat mendengar keributan dari kamar korban.
Muncul dugaan kata KDA, Jony geram karena memergoki korban selingkuh.
Terpisah, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra tak membenarkan kabar tersebut.
(Tribun-medan.com/Tribun Bogor)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengakuan-suami-bunuh-istri-yang-lagi-hamil-nekat-3-hari-tidur-di-samping-mayat.jpg)