Bupati Poltak Sitorus Akan Bangun Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Jadi Ikon Kabupaten Toba
Patung tersebut adalah patung Yesus sedang memegang lima roti dan dua ikan di Bukit Tolong, yang berada di Kecamatan Tampahan.
Penulis: Maurits Pardosi |
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Bupati Toba, Poltak Sitorus berencana membangun patung yang menjadi ikon di Kabupaten Toba.
Patung tersebut adalah patung Yesus sedang memegang lima roti dan dua ikan di Bukit Tolong, yang berada di Kecamatan Tampahan.
Rencana ini pun kini menjadi buah bibir di tengah masyarakat, ada yang setuju dan ada yang menentang.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Toba pun menyampaikan tengah mempersiapkan konsep pembangunan patung Yesus tersebut.
Dimana mereka berencana membangun patung Yesus tertinggi di Dunia seperti mimpi dari Bupati Poltak Sitorus.
"Sesuai dengan ide atau arahan dari Pak Bupati secara konsep ide itu sangat tepat karena Toba atau Balige secara khusus belum punya ikon seperti daerah lain tempat wisata itu ada ikonnya dan Dolok tolong memang potensial untuk dibuat menjadi ikonnya kawasan Toba secara umum dan Balige, secara khusus," ujar Alonso Finn Manik saat disambangi Tribunmedan.id di areal Dinas Perkim Toba pada Jumat (23/4/2021).
Rencananya, bangunan Patung Yesus itu dibangun dengan ketinggian 65 meter.
"Konsep yang akan dibangun disana idenya itu ada patung Tuhan Yesus tertinggi di dunia. Kalau yang tertinggi sekarang itu ada di Samosir 61 m berarti kita harus bikin 65 meter. Itu patung Tuhan Yesus memegang 2 ikan dan 5 roti," sambungnya.
Bukan hanya Patung Yesus, Bupati Toba Poltak Sitorus juga punya mimpi bangun kereta gantung dari Dolok Tolong ke Dolok Sipanihutu.
"Yang kedua membuat cable car atau kereta gantung dari Dolok Tolong ke Dolok Sipanihutu. Itu memang ide yang sangat luar biasa tapi butuh investasi yang cukup besar," sambungnya.
"Konsepnya sudah coba kami buat, potensinya memang sangat luar biasa, sama seperti cable car itu karena pemandangan dari atas itu kan luar biasa, ada sawah, ada pedesaan, danau," sambungnya.
Dalam penuturannya, Bupati Toba Poltak Sitorus telah memiliki kerjasama dengan investor terkait pembangunan kedua rancangan tersebut.
Satu hal yang kini dikerjakan adalah pelepasan hak dari hutan lindung menjadi hutan raya. Ia mengaku hal tersebut memiliki kesulitan tersendiri.
"Jadi oleh pak bupati itu membutuhkan investasi yang besar dan beliau secara eksplisit mengatakan sudah ada, tapi ini perlu dukungan semua pihak yaitu pelepasan hak dari hutan lindung menjadi hutan raya," sambungnya.
"Itu harus di proses dan itu sulit, itu tidak mudah kemudian juga tentu investor harus tertarik ke sana tapi kan harus melihat fasilitas yang ada di sana untuk membangun patung Tuhan Yesus mungkin harus membangun hotel, cafe dan semacamnya mungkin mereka mau," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-toba-poltak-sitorus-1.jpg)