News Video
Ada Buaya hingga Hiu di Pancurbatu, Bangkai Harimau dan Siamang yang Diawetkan Juga Ada
Central Park Zoo memiliki berbagai macam destinasi mulai dari kebun binatang, water park, museum hewan dan aquarium laut
TRIBUN-MEDAN.COM - Wisatawan Sumut kini tak perlu jauh-jauh pergi ke Sea World Ancol untuk melihat aneka jenis hiu.
Sekarang sudah ada Central Park Zoo di Jalan Jamin Ginting , Kecamatan Pancurbatu, tak jauh dari Simpang Tuntungan.
Bak satu paket lengkap, Central Park Zoo memiliki berbagai macam destinasi mulai dari kebun binatang, water park, museum hewan dan aquarium laut.
Menariknya, aquarium laut ini menjadi satu-satunya arena yang ada di Sumatera Utara dengan menampilkan koleksi ikan kerapu raksasa dan aneka jenis hiu sirip hitam yang menjadi koleksi di destinasi wisata ini.
Pengunjung hanya perlu membayar Rp 30 ribu untuk hari Senin-Jumat dan Rp 40 ribu untuk akhir pekan.
Di era new normal ini, Central Park Zoo beroperasi mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB.
Namun untuk bulan Ramadan dimajukan menjadi pukul 16.00 WIB.
Humas Central Park Zoo, Teguh Pratama mengklaim bahwa seluruh arena seluas 10 hektare ini dapat menjadi pilihan wisata edukasi.
"Ini namanya Central Park Zoo and Ressort, salah satu tempat wisata di pancur batu kabupaten Deliserdang. Salah satu tmpt wisata yg mengedepankan edukasi," ungkap Teguh, Rabu (21/4/2021).
Dibuka bertepatan pada Hari Kemerdekaan tahun 2020 lalu, Teguh mengungkapkan bahwa paket lengkap Central Park Zoo menjadi daya tarik luar biasa bagi masyarakat perkotaan terutama untuk wisata water park.
"Water park menjadi daya tarik tersendiri. Minat warga luar biasa. Gak dari Sumut, Aceh, Riau juga ada. Mulai dari pribadi, rombongan, ataupun instansi meskipun di tengah pandemi tetap antusias," ujarnya.
Untuk arena kebun binatang, pengunjung dapat melihat aneka banyak hewan mulai dari singa, orang utan, harimau, aneka macam kuda, rusa, dan aneka macam satwa lainnya.
Tak hanya itu, Central Park Zoo juga memiliki taman burung yang berisi aneka macam jenis burung mulai dari cucak hijau maupun burung beo yang dibiarkan secara bebas berkeliaran di dalam kandang raksasa.
"Di dalam sini ada 10 jenis burung, mulai dari Jalak Bali, Nuri, maupun Love Bird. Kita beri makannya setiap pagi dan sore. Kalau untuk makanannya kita beri pisang, pepaya dan biji-bijian. Untuk buah itu ada lah 5 kg lebih, buat biji bijian 5 kilo juga per hari. Kalau untuk perawatannya yang perlu perhatian khusus itu jenis burung Macau Kakaktua Raja," tutur Teguh.
Tak hanya itu, Central Park Zoo juga memiliki museum hewan yang memiliki koleksi belasan hewan asli yang telah diawetkan.