Perang Rusia vs Ukraina, Puluhan Militer Ukraina Tewas, 20 Kapal Perang Rusia Blokir Laut Hitam

Lebih dari 100.000 tentara Rusia berkumpul di perbatasan Ukraina dan di Krimea. Risiko eskalasi lebih lanjut terbukti

Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Facebook
Ilustrasi pemakaman jenazah di Kota Dnipro Ukraina. 

Sejak dimulai tujuh tahun silam, perang di Donbass sudah membunuh 13.000 orang dan membuat 1,5 juta warga mengungsi.

Kapal perang fregat Laksamana Gorshkov milik Angkatan Laut Rusia yang baru bergabung pada Juli 2018 lalu.
Kapal perang fregat Laksamana Gorshkov milik Angkatan Laut Rusia.(RUSSIAN TIMES / RIA NOVOSTI / ALEXANDER GALPERIN)

Blokade Laut Hitam

Sementara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Senin (19/4/2021) mengecam Rusia melakukan "eskalasi tanpa alasan" terhadap Ukraina.

AS menanggapi kabar soal Rusia akan memblokade sebagian Laut Hitam, yang merupakan akses menuju pelabuhan Ukraina.

Media Pemerintah Rusia melaporkan bahwa Moskwa bermaksud menutup sebagian Laut Hitam untuk militer asing dan kapal resmi selama 6 bulan, seperti yang dilansir dari AFP pada Selasa (20/4/2021).

Langkah seperti itu dapat memengaruhi akses ke pelabuhan Ukraina di Laut Azov.

Pelabuhan itu terhubung dengan Laut Hitam melalui Selat Kerch, di ujung timur Semenanjung Krimea yang dicaplok oleh Rusia pada 2014.

"Ini merupakan peningkatan lain yang tidak beralasan dalam kampanye berkelanjutan Moskwa untuk merusak dan mengguncang Ukraina," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price dalam sebuah pernyataan.

"Perkembangan ini sangat meresahkan di tengah laporan yang dapat dipercaya tentang penumpukan pasukan Rusia di Krimea yang diduduki dan di sekitar perbatasan Ukraina," lanjut Price.

"Sekarang itu berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sejak invasi Rusia pada 2014," jelasnya.

Ketegangan antara Rusia dan Barat telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menyusul peningkatan pertempuran antara tentara Ukraina dan separatis pro-Rusia di timur Ukraina.

Moskwa telah mengumpulkan puluhan ribu tentara di sepanjang perbatasan utara dan timur Ukraina, serta di Krimea yang dicaplok, memicu peringatan dari NATO.

20 Kapal <a href='https://tribunmedan.cfd/tag/perang' title='perang'>perang</a> dan 3 skuadron pesawat serang <a href='https://tribunmedan.cfd/tag/rusia' title='Rusia'>Rusia</a> latihan tempur di Laut Hitam

20 Kapal perang dan 3 skuadron pesawat serang Rusia siap siaga di Laut Hitam

Lebih dari 20 kapal perang Armada Laut Hitam Rusia siap siaga sambil mengadakan latihan bersama tiga skuadron pesawat serang Su-25SM3 dari Angkatan Udara dan Angkatan Darat Pertahanan Udara Distrik Militer Selatan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved