Siapa Sebenarnya Pratu Lucky Matuan? Anggota TNI Dianggap Pengkhianat, Gabung KKB di Intan Jaya

Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) menghianat dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

handover
Siapa Sebenarnya Pratu Lucky Matuan? Anggota TNI Dianggap Pengkhianat, Gabung KKB di Intan Jaya 

TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Pratu Lucky Y Matuan atau Lukius anggota TNI yang berkhianat gabung KKB Papua, personel Raider 400 membelot ke OPM.

Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) menghianat dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Dia dikabarkan bergabung dengan pasukan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat atau TPNPB organisasi sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Lantas siapa sosok Pratu Lukius?

Pratu Lucky Y Matuan atau Lukius merupakan personel Batalyon Infanteri Raider 400/Banteng Raiders Kodam IV/Diponegoro.

Baca juga: Seorang Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai Tiga, Tetangga Mengira Suara Tenda Jatuh

Lucky Matuan, mantan Prajurit TNI yang membelot jadi anggota KKB Papua.
Lucky Matuan, mantan Prajurit TNI yang membelot jadi anggota KKB Papua. (FACEBOOK)

Asisten Operasi Kogabwilhan III, Brigjen Suswatyo memastikan kebenaran kabar tersebut.

“Pratu Lukius dia kelana yuda (meninggalkan tugas) bergabung dengan KKB di Intan Jaya,” kata Suswatyo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (16/4/2021).

Personel Raider 400 yang berada di bawah naungan Kodam IV/Diponegoro sempat ditugaskan di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021.

Suswatyo menyebutkan, Lukius membelot saat penugasan tersebut.

“Dia tidak bawa senjata,” jelasnya dikutip dari artikel tribun-timur.com.

Sosok Pratu Lucky Y Matuan atau Lukius anggota TNI yang berkhianat gabung KKB Papua, personel Raider 400 membelot diungkap Jubir OPM (ilustrasi anggota TNI).
Sosok Pratu Lucky Y Matuan atau Lukius anggota TNI yang berkhianat gabung KKB Papua, personel Raider 400 membelot diungkap Jubir OPM (ilustrasi anggota TNI). (Ist)

Dianggap Penghianat

Saat ini, Suswatyo menegaskan, Pratu Lukius telah dianggap sebagai pengkhianat karena bergabung dengan KKB di Intan Jaya.

Lukius, kata dia, juga sudah masuk dalam daftar anggota KKB di Intan Jaya.

Aparat keamanan mengancam akan menindak tegas jika bertemu dengan eks tentara tersebut.

"Mereka sudah gabung ke sana, kalau ketemu ya ditindak tegas karena dia sudah masuk kelompok ekstremis," kata Suswatyo.

Ia berharap, bergabungnya Pratu Lukius ke KKB, tak membuat kekuatan kelompok itu meningkat.

"Mudah-mudahan saja tidak ada gangguan apa pun kepada masyarakat," kata dia.

Adapun Pratu Lukius telah dipecat dari kesatuan sejak bergabung dengan KKB.

Membelot Februari

Juru Bicara (Jubir) OPM Sebby Sembon mengatakan, Pratu Lucky Y Matuan bergabung dengan TPN OPM sejak bulan Februari lalu .

“Ada seorang prajurit TNI yang telah bergabung dengan TPN sejak Februari lalu, dan saat ini bersama pasukan TPNPB,” ujar Jubir OPM melalui pesan singkatnya, Jumat (16/4/2021).

Lanjut Sebby, prajurit TNI yang bergabung dengan TPNPB karena kesadaran sendiri.

“Lucky Matuan mantan anggota TNI yang bergabung dengan Tentara pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) bertugas di pos TNI Bulapa Kabupaten Intan Jaya, bahkan dia juga menyerang pos TNI Bulapa,”ujarnya.

Dalam serangan itu, lanjut Sebby, TPNPB berhasil menembak tiga anggota TNI di pos.

Ditanya apakah prajurit TNI yang bergabung dengan TPNPB membawa senjata api, Sebby mengatakan, masih akan melakukan pengecekan.

“Bagian itu belum dilaporkan kepada kami,” kata Sebby pada artikel yang tayang di Tribunnews.com.

Sebby mengklaim, ini bukan kali pertama prajurit TNI bergabung dengan OPM.

“Bukan pertama, dulu-dulu juga ada yang bergabung, tahun 1970an 80an banyak yang bergabung ke TPNPB,” jelasnya.

Termasuk deklarator 1 Juli 1971 Seth Jafet Rumkorem mantan anggota Kostrad.

“Elieser Awom dari Brimob Kotaraja Papua di Tahun 1980an, Surabut dari Batalyon 753 Arfai Manokwari tahun 1990an,”jelasnya.

Bahkan hingga kini, sambung Sebby, banyak yang mendukung perjuangan OPM.

“Sekarang juga banyak yang undur diri dari anggota TNI Polri, ada polisi Yikwa yang jual senjata dan amunisi dan baru-baru ini di tangkap itu termasuk yang mendukung TPNPB, dan mendukung perjuangan Papua untuk merdeka dari penjajahan Indonesia,”paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Sebby kembali menegaskan, agar pasukan keamanan Indonesia TNI dan Polri jangan melibatkan warga sipil sebagai mata-mata.

“Saya ingatkan lagi kepada aparat TNI/ Polri jangan menggunakan tenaga masyarak sipil dan masyarakat pendatang untuk memata-matai kami masyakat Papua dengan berbagai alasan seperti pendeta di gereja, guru di sekolah, mantri maupun dokter, tukang bangunan, ojek, jual pakean, dan lain-lain.

Bila itu cara yang negara Indonesia pakai untuk intelijen kami sudah tau cara-cara itu, maka kami tidak segan-segan tembak mati,” ancamnya.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Reza Nur Patria saat dikonfirmasi terkait adanya prajurit TNI tang bergabung dengan TPNPB OPM, belum memberikan penjelasan.

“Selamat siang, jika ada perkembangan saya sampaikan, terima kasih,”ujar Kapendam melalui pesan singkatnya.

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Sultra dengan judul: Sosok Pratu Lucky Matuan Anggota TNI Berkhianat Gabung KKB Papua, Personel Raider 400 Membelot OPM

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved