News Video
AKHIRNYA Oknum Dishub DLLAJ Pelaku Pungli ke Sopir Truk Dipecat
Setelah viral di media sosial, oknum Dinas Perhubungan (Dishub) DLLAJ Lubuklinggau pelaku pungli terhadap sopir truk akhirnya dipecat.
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
AKHIRNYA Oknum Dishub DLLAJ Pelaku Pungli ke Sopir Truk Dipecat
TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah viral di media sosial, oknum Dinas Perhubungan (Dishub) DLLAJ Lubuklinggau pelaku pungli terhadap sopir truk akhirnya dipecat.
Lewat sebuah video durasi 41 detik, atasan pelaku pungli itu dengan tegas memberhentikan pelaku dengan tidak hormat.
"Saya selaku Kadis Perhubungan Kota Lubuklinggau, menindak lanjuti video yang viral di media sosial melibatkan oknum Dishub Lubuklinggau," kata Kadis Perhubungan Lubuklinggau, H Abu Ja'at, dalam keterangan yang diterima Tribun Medan, Jumat (16/4/2021).
"Kami sampaikan oknum yang diduga pungli tersebut diberhentikan dari Dinas Perhubungan Lubuklinggau," tegasnya.
Lebih lanjut, Abu mengucapkan terima kasih atas laporan pengaduan yang masuk dari masyarakat terhadap kinerja anggotanya dilapangan.
Diberitakan sebelumnya, viral oknum DLLAJ panik saat direkam lagi minta uang ke sopir truk yang ditilang, di Lubuklinggau Kota dekat pasar rel kereta api arah Bengkulu.
Dalam video terlihat oknum petugas DLLAJ Lubuklinggau Kota sedang meminta uang lebih ke kenek truk yang ia tilang.
"Apanya ini," kata kenek truk.
"Sudah tambahlah, jadi Rp 50 ribu aja. Biar aku kasih sini suratnya," kata petugas DLLAJ.
"Cepat tambah lagi sini Rp 50 ribu," tambahnya.
"Enggak mau tahu, pokoknya tambah-tambah sini," minta petugas DLLAJ secara arogan.
Oknum DLLAJ tampak memperhatikan situasi kanan-kiri, dengan posisi tangan kanan berada di pintu kenek truk tersebut.
Sang oknum akhirnya menyadari sang sopir yang duduk disebelah kenek, sedari tadi merekam aksinya meminta pungutan liar.
"Heh sini kamera kau tuh," katanya ke sopir.
Dengan arogannya, oknum DLLAJ lalu membuka pintu dan berusaha merampas handphone milik sopir truk yang digunakan untuk merekam siasat jahat oknum DLLAJ melakukan pungli.
"Sini kau, kamera kau tuh. Sini-sini, woi," katanya.
"Yah, kok main pukul-pukul," jawab kenek truk.
"Nah kau ambil ini tiketnya, kurang ajar kau," kata oknum DLLAJ.
Oknum DLLAJ lalu berputar arah dan coba membuka pintu sopir untuk merampas handphone yang digunakan untuk merekam aksinya melakukan pungli.
"Mau cari gara-gara kau. Sini-sini handphonenya," kata oknum DLLAJ panik.
"Yasudah berapa-berapa yang mesti dibayar," kata kenek.
"Sini-sini turun dulu, mau cari gara-gara kau ya," kata oknum DLLAJ yang semakin panik.
"Tunggu dulu pak, tunggu dulu," jawab kenek menyanggah.
"Mana sini-sini handphonenya," kata oknum DLLAJ yang sudah dalam posisi naik diatas truk.
Ia terlihat panik dan terus memaksa agar sopir truk memberikan handphonenya dan menghapus video yang baru saja direkam.
"Bapak pula harusnya bayar Rp 30 ribu mintanya Rp 50 ribu," tutur sopir truk.
Melihat kondisinya yang terdesak, oknum DLLAJ yang tadinya garang terdengar mulai melunak dalam berbicara.
Oknum DLLAJ yang sedari awal membilang 'kau' ke sopir dan kenek truk tiba-tiba menjadi lembut dan menyebut 'kamu'.
"Terus ngapain kamu rekam-rekam. Kurang ajar kamu ya rekam-rekam," katanya.
"Mau kau rekam ya pas aku minta duit, terus pas kau ngasih duitnya," sebut si oknum DLLAJ.
"Yasudah enggak apa-apa, bapak mau minta berapa kita kasih kok," ujar si sopir.
Belum diketahui pasti bagaimana kelanjutan aksi oknum DLLAJ yang melakukan pungli tersebut.
(mak/tribun-medan.com)