Tingkatkan Budaya Literasi, Pemkab Deli Serdang Bangun Perpustakaan Umum Daerah
Pemkab Deli Serdang resmi membangun Perpustakaan Umum Daerah untuk meningkatkan budaya literasi.
TRIBUN-MEDAN.com – Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan mengatakan, literasi memiliki kontribusi positif dalam rangka membantu menumbuhkan kreativitas serta meningkatkan keterampilan dan kecakapan sosial.
Menurutnya, hal tersebut sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan saat ini. Cara yang bisa dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut, yakni melengkapi fasilitas pembangunan perpustakaan yang sesuai dengan standar nasional perpustakaan.
“Mengingat pentingnya peran dan kontribusi perpustakaan dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, maka keberadaan perpustakaan, perlu untuk diperhatikan dan diberdayakan.
Dia mengatakan itu dalam acara peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Deli Serdang di Jalan Negara Medan Siantar, samping Kolam Renang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang Lubuk Pakam, Senin (12/4/2021).
Oleh karena itu, Ashari menilai adanya pembangunan fasilitas gedung perpustakaan umum Deli Serdang yang akan dilaksanakan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemkab Deli Serdang.
“Terutama dalam rangka meningkatkan indeks literasi budaya baca,” paparnya dalam keterangan tertulisnya.
Ashari menegaskan, sumber daya manusia (SDM) sangat penting karena sumber daya alam (SDA) saja tidak menjamin kesejahteraan suatu bangsa.
“Sebab banyak negara yang kaya akan sumber daya alam, tapi miskin dalam perekonomian karena tidak memiliki SDM yang baik,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan mengatakan, saat ini kondisi bangsa Indonesia sedang memasuki tahap yang sangat menentukan karena kondisi demografi.
Itu berarti, generasi di atas 18 tahun jumlahnya akan melebihi orang-orang di atas lansia, sehingga pemerintah harus mempersiapkan SDM yang berkualitas.
Terkait Pembangunan Perpustakaan Deli Serdang, Sofyan berharap, perpustakaan tidak boleh konservatif seperti dulu.
“Dalam membangun perpustakaan ini, isinya harus sudah berupa alat-alat elektronik yang bisa mereka lihat, dan semua buku-buku juga harus di-upload di dalam perangkat, kemudian membaca itu harus fun, happy, tidak ada merasa terpaksa,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, anak dalam masa pertumbuhan memiliki rasa ingin tahu lebih tinggi. Oleh karena itu, sebagai guru dan fasilitator, orangtua harus bisa menggerakkan anak mencari sesuatu yang berbeda.
“Yang mereka inginkan jawaban, bisa pelan-pelan dicari dan didapat di dalam buku. Dengan begitu, rasa keingintahuan anak-anak kita bisa tersalurkan lewat bacaan,” ucapnya.
Sofyan juga mengatakan, sebagai pemerintah daerah, Pemkab Deli Serdang harus menyediakan tempat yang baik untuk anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/peletakan-batu-pertama-pembangunan-gedung-layanan-perpustakaan-umum-daerah.jpg)