PENGAKUAN Hidayat Bunuh Teman Kencan, Marah Saat Beradegan Intim Kepalanya Terbentur Semen Kuburan

Tersangka pelaku pembunuhan Hidayat (33) buka suara terkait perbuatannya yang tega menghabisi nyawa Eko Kurniawan (27).

Tribun-medan.com/Victory Hutauruk
Pelaku Hidayat beberkan kronologi pembunuhan terhadap Eko Kurniawan (27) di Kuburan China Delitua, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tersangka pelaku pembunuhan Hidayat (33) buka suara terkait perbuatannya yang tega menghabisi nyawa Eko Kurniawan (27).

Hidayat mengaku sudah tahu bahwa korban adalah seorang wanita pria (waria).

Saat diwawancarai di Mapolsek Delitua, ia menceritakan awal kejadian dirinya mau menuruti permintaan korban untuk berbuat mesum di semak-semak Kuburan China Delitua.

"Saya awalnya nuruti dia aja, manatau dia mau baik sama saya, ternyata di situ (semak-semak) dia minta mesum, sambil dia duduk," bebernya, Selasa (13/4/2021).

Hidayat menyebutkan niat awalnya adalah untuk memanfaatkan korban dan memeras uangnya.

"Semula kami ngumpul-ngumpul, nongkrong, niatnya belum ke semak-semak. Dia waria, makanya saya bisa manfaati dia. Niatnya masih pengen nongkrong," cetusnya.

Baca juga: Sosok 5 Youtuber Indonesia Berpenghasilan Tertinggi, Rp 428 Juta hingga Rp 6,86 Miliar Per Bulan

Baca juga: Tiba-tiba Krisdayanti Ancam Buka Kartu, Jika Dihantui Rasa Khawatir, Terkait Masa Lalu sama Anang

Selanjutnya, korban mengajak Hidayat untuk pergi ke suatu tempat yang sepi.

"Setelah itu gak jadi jadi nongkongnya, terus dijalan dia bilang “Bang, ke tempat sepi yok bang”. Saya jawab, “Mau ngapain”, dan dibilangnya, “Udah tenang ajalah”. Aku mikirnya tenang ajalah gak ada apa apa gitukan," ucapnya.

Hidayat dan korban akhirnya pergi ke tempat sepi, yakni semak-semak di Kuburan China Delitua.

Ketika itu, Hidayat didorong oleh korban untuk dilakukan oral seks.

Dorongan itu membuat Hidayat marah karena kepalanya terbentur dinding kuburan.

"Itu saya yang tidak habis pikir, waktu duduk dia kan mendorong saya, “Ayok bang”, sampai saya terantuk. Saya bangkit dan itu saya marah. Saya bangkit saya dorong dia, di situ saya pukul dia sampai tewas," katanya.

Usai membunuh korban, Hidayat mengaku sangat menyesal.

"Sangat nyesal kali lah," ucapnya.

Baca juga: Toyota Avanza Terguling di Jalan Tol Medan-Tebingtinggi, Satu Keluarga Asal Air Joman Tewas

Baca juga: Ribuan Orang Antre Pencairan Dana Bantuan BPUM Rp 1,2 Juta, Begini Penjelasan Bank BNI Cabang Medan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved