Anggota DPRD Sebut Oknum Dinas Koperasi Jual Beli Lapak di Kesawan City, Wali Kota Medan Sudah Tahu
Oknum pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan dituding melakukan jual beli lapak di kawasan Kesawan City. Itu diungkap oleh anggota DPRD Medan.
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-The Kitchen Of Asia merupakan gagasan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.
Gagasan ini didukung banyak pihak, karena lokasinya berada di wilayah Kesawan, yang dipenuhi bangunan bersejarah.
Namun, gagasan Bobby Nasution justru diduga disalahgunakan oknum pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan.
Baca juga: Puasa Kedua di Masa Pandemi, Ramadhan Fair Masih Ditutup, Kesawan City Walk Dibuka Sesuai Perwal
Menurut penuturan anggota DPRD Kota Medan, ada oknum di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan yang sengaja memperjualbelikan lapak bagi warga yang ingin berdagang di Kesawan.
"Saya sudah dapat catatan, ada sejumlah oknum yang lapor ke kami jika di arean The Kitchen Of Asia ini diperjualbelikan," kata Haris Damanik, dalam sidang dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran 2020, Selasa (13/2/2021).
Anggota Komisi II DPRD Medan Fraksi Gerindra ini mengatakan, adapun modus jualbeli lapak ini dengan cara mendaftar ke Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan untuk berjualan di Kesawan.
Baca juga: Berita Foto: Petugas Dishub Kota Medan Mengatur Arus Lalu Lintas Setelah Dibukanya Kesawan City Walk
Setelah nama pendaftar masuk, nanti pendaftar tadi menjualnya kepada orang lain.
Dengan cara semacam ini, kong kalikong jual beli lapak di Kesawan City sulit terendus.
Namun faktanya, ada pihak yang melapor ke Komisi II DPRD Medan.
Masalah ini, kata Haris Damanik, sudah diketahui Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.
Baca juga: Gebrakan Bobby Nasution Dipuji Budayawan, Kesawan City Walk Bangkitkan Nilai Sejarah dan Budaya
"Yang saya ketahui, masalah ini sudah sampai ke Wali Kota Medan," katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Medan lainnya, Antonius Tumanggor mengatakan bahwa masalah dugaan jualbeli lapak pedagang itu harus diusut.
Dia pun melontarkan komentar yang menohok.
"Program apa itu, Kitchen. The Kitchen Of Asia hanya program buang energi dan buang biaya," ketus politisi NasDem ini.
Baca juga: Pedagang Kesawan City Walk Harap Semua Transaksi Jadi Non Tunai Agar Mempermudah Pembayaran
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan Elidayati tak berkomentar terkait masalah ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sidang-lkpj-2021.jpg)