News Video
113 Tenant Daftar di Kesawan City Walk, BI Sumut Targetkan Jadi Support Perekonomian Kota Medan
Dijuluki Medan The Kitchen of Asia, Kesawan City Walk akan segera diisi oleh para pelaku usaha UMKM dengan berjualan aneka kuliner khas kota Medan.
113 Tenant Daftar di Kesawan City Walk, BI Sumut Targetkan Jadi Support Perekonomian kota Medan
Tribun-Medan.com, Medan - Kesawan City Walk resmi diluncurkan sebagai destinasi wisata budaya oleh Wali kota Medan, Bobby Nasution di depan Tjong A Fie, Jalan Ahmad Yani/Kesawan, Minggu (28/3/2021).
Dijuluki Medan The Kitchen of Asia, Kesawan City Walk akan segera diisi oleh para pelaku usaha UMKM dengan berjualan aneka kuliner khas kota Medan.
Kadis Koperasi dan UMKM kota Medan, Edliyati mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 113 UKM yang mendaftar untuk mengisi Kesawan City Walk ini.
"Untuk UMKM yang ada di City Walk ini daftarnya ke kita dan itu adalah pelaku Usaha Kecil Menengah. Jadi untuk sementara ada 113 pelaku usaha ditambah food truck," ungkap Edliyati.
Menariknya, Kesawan City Walk ini nantinya digadang akan menggunakan transaksi digital dengan QRIS yang dinaungi Bank Sumut.
Kepala perwakilan Bank Indonesia Sumut Soekowardojo yang turut menghadiri acara soft launching ini juga mengatakan agar perbankan lain dapat mensupport Bank Sumut.
"Utamanya kita minta rekan perbankan mensupport Bank Sumut di dalam pembiayaan transaksi kuliner. Parkir kan sudah ini sudah ke bank Sumut, nanti menyusul untuk pelaku UMKM," ujar Soekowardojo.
Dikatakannya, sistem pembayaran secara nontunai nantinya juga akan berlanjut ke daerah lain selain Kesawan City Walk yang telah resmi dibuka.
"Kita mengenalkan cashless dan mengenalkan mereka ke market place kemudian mereka boleh bangkit. Mudah mudahan bisa merambah ke sektor pertanian, menambah geliat ekonomi Sumut dan Medan memberi andil paling besar hingga 30 persen untuk perekonomian Sumut ini," tuturnya.
Terkait Cashless, Soekowardojo sangat mendukung terlebih dengan target BI untuk tahun 2021 untuk 260 merchant Pengguna QRIS.
"Kawasan culinary itu mendukung target capaian kita sampai 260 ribu merchant karena target secara nasional ada 12 juta pengguna dan inj masih separuh. Mudah mudahan itu tercapai. Sebagian besar target di Medan, hampir 60 persen. Ini kerja besar kita bersama Perbankan dan PJSP," katanya.
Lanjutnya, Soekowardojo mengatakan bahwa nantinya Kesawan City Walk tidak hanya dalam bidang kuliner namun juga nonkuliner.
"Bisnis culinary ini sebagian besar UMKM di sini. Nanti kita akan merambah ke UMKM nonmakanan. Kemudian juga akan ada UMKM artisan juga yang harus kita kembangkan," ucapnya.
Terkait perputaran ekonomi di Kesawan City Walk ini, Soekowardojo belum dapat memastikan persentase namun diharapkan kebutuhan jelang Ramadan dan Idul Fitri dapat tercapai dengan hadirnya destinasi ini.
(cr13/tribun-medan.com)