News Video
VIDEO Mencekam saat TNI-Polri Melintasi Bukit Papua dengan Membawa Kantong Berisi Jenazah
Personel gabungan TNI- Polri melintasi medan yang terjal dan hujan deras dengan membawa kantong jenazah korban KKB
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.COM - Personel gabungan TNI- Polri harus selalu siaga pada medan pertempuran apapun di Bumi Cendrawasih, Papua.
Termasuk melakukan tugas kemanusiaan.
Seperti halnya dalam video yang dibagikan akun instagram @papua_talk, personel gabungan TNI- Polri melintasi medan yang terjal dan hujan deras.
Petugas membawa kantong jenazah.
Akun tersebut menuliskan kalau jenazah itu adalah warga sipil yang menjadi korban pembantaian KKB Papua.
Tonton video:
Baca juga: TNI Turunkan Pasukan Kalajengking Hitam untuk Buru KKB Papua yang Semakin Beringas
Baca juga: TERUNGKAP Kondisi Camp KKB Papua, Banyak Orang Tenteng Senjata Laras Panjang dan Panah
Berikut keterangan akun @papua_talk:
Semoga Bapa-Bapa Polri-TNI sehat-sehat Aaminnn.....
ini menggambarkan beginilah kesulitan Bapa-Bapa Polri-TNI berjuang dengan berjalan kaki walaupun Medan yang terjal, melintasi gunung, hutan, sungai dan lembah dgn logistik seadanya untuk membantu masyarakat dan melaksanakan evakuasi korban kekejaman dan penembakan KKB OPM di Papua
Suasana Camp KKB Papua
Akun instagram @papua_talk memperlihatkan kondisi camp KKB Papua.
Puluhan pemberontak terlihat menenteng senjata laras panjang dan panah.
Ini adalah satu dari banyak markas KBB yang tersebar di hutan dan pegunungan.
Sesekali mereka berbaur dengan masyarakat untuk merampas makanan dan logistik lain.
Bahkan pemberontak ini tak sungkan mengancam tembak warga yang menolak memberikan uang dan keperluan selama di hutan.
Baca juga: KKB Berusaha Pengaruhi Masyarakat Untuk Bergabung dengan Cerita Perjuangan Palsu
Baca juga: Mahasiswa Papua di Medan Mulai Kumpulkan Donasi untuk Warga Korban Perang TNI VS KKB di Intan Jaya
Teranyar KKB Papua menyandera pilot asing Susi Air.
Mereka juga kerap baku tembak dengan TNI-Polri hingga berjatuhan korban jiwa.
(hen/tribun-medan.com)