Breaking News

PEMBUNUHAN SADIS Pemuda 25 Tahun Penggal Ayahnya, Arak Potongan Tubuh Korban hingga Warga Histeris

"Kejadiannya sekira pukul 14.00 WIB, warga teriak terkejut melihat PK memenggal leher bapaknya (korban). Aksi itu ia lakukan di depan rumahnya.''

Editor: Tariden Turnip
Dokumentasi Warga
PEMBUNUHAN SADIS Pemuda 25 Tahun Penggal Ayahnya, Arak Potongan Tubuh Korban hingga Warga Histeris. Jenazah Slamet dievakuasi kepolisian dan pihak medis. 

TRIBUN-MEDAN.COM - PEMBUNUHAN SADIS Pemuda 25 Tahun Penggal Ayahnya, Arak Potongan Tubuh Korban hingga Warga Histeris

SADIS seorang pemuda membunuh ayahnya dengan memenggal leher korban dan menggarak kepala ayahnya dalam kondisi berlumuran darah.

Aksi sadis ini dilakukan PK (25) terhadap ayahnya Slamet (69), di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, Senin, 22 Maret 2021, sekira pukul 14.00 WIB.

Edi salah seorang warga menyebut, akibat aksi jagal sang anak, leher korban putus.

Di sekitar tempat kejadian, tepatnya di depan rumah korban, dibanjiri darah segar.

"Kejadiannya sekira pukul 14.00 WIB, warga teriak terkejut melihat PK memenggal leher bapaknya (korban)."

"Aksi itu ia lakukan di depan rumahnya," kata Edi.

Sejumlah warga menyebutkan, pelaku PK diduga kuat mengidap gangguan jiwa.

Meski selama ini hidup bersama-sama keluarganya tanpa ada tindakan beda membedakan.

"Orang-orang di sini juga tahunya dia (pelaku) itu mengalami gangguan jiwa."

"Tapi kalau pastinya gila atau tidak saya juga gak tahu," sebutnya.

PK diamankan warga setelah membunuh ayahnya Slamet.
PK diamankan warga setelah membunuh ayahnya Slamet. (Dokumentasi Warga)

Tarmin salah seorang warga menyebutkan, akibat ulah PK, sejumlah warga yang ada di dekat rumah korban histeris dan langsung melarikan diri.

"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapak saya mati. Bapak saya mati'," kata Tarmin sambil mencontohkan ucapan PK.

Sebagian warga lari ketakutan melihat ulah PK, sebagian lagi mencari cara agar aksi tersebut dihentikan oleh PK dengan cara melumpuhkannya.

Setelah itu, warga berusaha melumpuhkan PK dengan menyergapnya, dan membawa menenangkan pelaku yang pada saat itu dalam kondisi bersimbah darah di pakaian dan tubuhnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved